Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Adat serukan PSU damai di Jayapura
  • Senin, 24 Juli 2017 — 08:36
  • 684x views

Adat serukan PSU damai di Jayapura

Menyikapi hal Koordinator Dewan Adat Suku (DAS) Kabupaten Jayapura, Daniel Toto meminta agar PSU dihelat secara damai. Semua komponen harus mengikuti semua tahapan dan jadwal yang ditetapkan tersebut.
Daniel Toto dan Ortis Deda ketika melaksanakan jumpa pers di Sentani – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Sentani, Jubi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua sebagai pemegang mandat pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) pilkada Kabupaten Jayapura telah mengeluarkan surat tanggal 6 Juli 2017 nomor 153/kpu kab/ 030.659733/VII/2017 tentang jadwal PSU dan jumlah TPS yang akan melakukan PSU. 
 
Menyikapi hal Koordinator Dewan Adat Suku (DAS) Kabupaten Jayapura, Daniel Toto meminta agar PSU dihelat secara damai. Semua komponen harus mengikuti semua tahapan dan jadwal yang ditetapkan tersebut.
 
“Beberapa waktu lalu KPU memberikan surat pemberitahuan kepada para pasangan calon yang akan terlibat dalam proses PSU ini. Tetapi masih ada juga paslon yang menolak dan menginginkan PSU ditunda. Pertanyaan kami, dasar apa PSU mau ditunda sementara surat pemberitahuan sudah diberikan kepada masing-masing pasangan calon,” katanya di Sentani, Sabtu (22/7/2017).
 
Toto menegaskan, masing-masing paslon jangan lagi mengulur-ulur waktu pelaksanaan PSU ini, sebab PSU adalah perintah DKPP dan kewenangan pelaksanaannya dilaksanakan KPU Provinsi Papua.
 
“Tanggal 9 Agustus 2017 adalah tanggal yang ditetapkan oleh KPU untuk pelaksanaan PSU di daerah ini, sudah tidak ada tawar-menawar lagi terkait hal ini. Kita berharap agar semua paslon patuh terhadap aturan dan jadwal yang telah ditetapkan. Sesungguhnya masyarakat sudah memberikan hak politik mereka pada tanggal 15 Februari lalu. Jangan lagi dipermainkan dengan hal-hal yang sama sekali tidak berdasar,” katanya.
 
Tokoh pemuda setempat, Ortis Deda mengatakan paslon dan tim sukses seharusnya memberikan pelajaran politik kepada masyarakat. Beberapa waktu lalu sejumlah paslon menyebutkan, proses PSU harus diundurkan/ditunda.
 
“Ini sebuah pembelajaran politik yang keliru kepada masyarakat kita. Padahal masyarakat sudah menanti-nanti pemimpin definitif,” katanya.
 
Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar jadwal pelaksanaan PSU dikawal bersama sehingga adanya keputusan pemimpin yang definitif bagi daerah ini. (*)

loading...

Sebelumnya

Semua perusahaan di Kabupaten Jayapura akan didata

Selanjutnya

BPS gelar pelatihan SE sebelum mendata sejumlah perusahaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 11 Mei 2018 WP | 6394x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2535x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2505x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1430x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1221x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe