TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. 2021, Jayawijaya targetkan tenaga pengajar SD berijazah sarjana
  • Senin, 24 Juli 2017 — 09:31
  • 992x views

2021, Jayawijaya targetkan tenaga pengajar SD berijazah sarjana

“Ini untuk peningkatan SDM guru di Jayawijaya, jadi kami minta untuk kerja sama ulang karena berdasarkan data yang ada di dinas pendidikan ternyata masih ada 280 guru SD yang belum berpendidikan sarjana,” jelas Tinggal Wusono.
Yudisium 103 mahasiswa tugas belajar asal Kabupaten Jayawijaya di Sasana Wio Kantor Bupati Kabupaten Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
[email protected]
Editor : Yuliana Lantipo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menargetkan semua guru SD di wilayahnya harus berijazah sarjana mulai tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Setda Kabupaten Jayawijaya, Drs. Tinggal Wusono, Sabtu (22/7/2017) usai kegiatan upacara Yudisium Semester Genap Tahun ajaran 2016/2017 Program Pengakuan Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB) program guru sekolah dasar (PGSD), bekerjasama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cenderawasih dengan pemerintah Kabupaten Jayawijaya di Aula Wio Kantor Bupati Jayawijaya.

“Ini untuk peningkatan SDM guru di Jayawijaya, jadi kami minta untuk kerja sama ulang karena berdasarkan data yang ada di dinas pendidikan ternyata masih ada 280 guru SD yang belum berpendidikan sarjana,” jelas Tinggal Wusono.

Melalui kerja sama tersebut, pemerintah Jayawijaya menargetkan sampai dengan akhir tahun 2021, sebanyak 280 tenaga pengajar SD sudah berijazahkan sarjana untuk memenuhi ketentuan undang-undang.

Menurutnya, terkait persiapan dan pelaksanaan wisuda hal ini sudah terlepas dari kerja sama yang dilakukan pemda Jayawijaya.

“Walaupun bersifat mandiri, kami berharap teman-teman dinas pendidikan dapat mengkomunikasikan tempat-tempat yang representatif untuk teman-teman agar dapat mengikuti wisuda dengan baik,” kata Tinggal.

Sementara itu, Dr. Nommensen S Mambraku perwakilan FKIP Uncen memberikan apresiasi kepada pemerintah Jayawijaya yang telah berperan baik dalam dunia pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan 103 orang yang telah Yudisium dapat menambah pembangunan SDM manusia Papua di Kabupaten Jayawijaya dan dapat memberikan motivasi bagi pemerintah dan masyarakat.

“Kita ketahui bersama bahwa pendidikan adalah pondasi untuk membangun sumber daya manusia dan penentu masa depan yang terbaik,” ujarnya.

Untuk diketahui, Yudisium yang dilakukan atas kerja sama Uncen dan pemerintah Kabupaten Jayawijaya, telah berhasil meyudisiumkan sebanyak 103 orang dengan gelar sarjana pendidikan. (*)

loading...

Sebelumnya

1.392 mahasiswa asal Yahukimo di Jayawijaya terima dana pendidikan

Selanjutnya

NAM Air, feeder Sriwijaya, tunda rute Sentani-Dekai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat