Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Dataran tinggi Amerika Serikat diterpa kemarau terburuk
  • Senin, 24 Juli 2017 — 16:12
  • 1470x views

Dataran tinggi Amerika Serikat diterpa kemarau terburuk

Di peta Pemantau Kemarau AS, bagian Dakota dan Montana --tempat daerah produksi utama gandum musim semi di negeri tersebut, ditetapkan pekan lalu sebagai "Kemarau yang Luar Biasa", yang berarti kategori paling parah.
Ilustrasi. Jubi/Telegraph
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Los Angeles, Jubi - Wilayah Dataran Tinggi Amerika Serikat, termasuk Negara Bagian Montana, North Dakota dan South Dakota, mengalami kemarau terburuk dalam beberapa dasawarsa, kata National Integrated Drought Information System.

Petani Montana mengalami musim tanam terburuk dalam 30 tahun dengan sedikit hasil panen di wilayah dan banyak ternak yang tak diinginkan dibawa ke tempat lelang karena kekurangan makanan serta air.

Di peta Pemantau Kemarau AS, bagian Dakota dan Montana --tempat daerah produksi utama gandum musim semi di negeri tersebut, ditetapkan pekan lalu sebagai "Kemarau yang Luar Biasa", yang berarti kategori paling parah.

Pada musim semi dini saat ini, sekitar 17 persen South Dakota, sembilan North Dakota, dan kurang dari dua persen Montana menghadapi kemarau. Sebanyak 82 persen South Dakota, 74 persen North Dakota dan sebagian besar separuh wilayah timur Montana menghadapi kemarau sedang atau lebih buruk. Kemarau parah mempengaruhi beberapa bagian North Dakota dan Montana.

Departemen Pertanian AS memperkirakan kerugian Montana dalam produksi gandum akan berjumlah 64 juta bushel (1,74 juta ton). Sementara itu, Durum --tanaman khas Montana dan North Dakota-- diperkirakan turun sebanyak 45 persen dari hasil tahun lalu.

Kerugian sektor pertanian di wilayah tersebut telah menambah kenaikan harga gandum, kata Billings Gazette, harga gandum musim semi naik jadi delapan dolar AS per bushel (0.29 dolar AS per kilogram) pekan 4 Juli, naik 65 persen sejak awal Mei.

Gubernur Montana Steve Bullock mengumumkan keadaan darurat kemarau di 19 kabupaten di bagian timur Montana dan dua tempat penampungan masyarakat Asli Amerika satu bulan lalu. (*)




 

loading...

#

Sebelumnya

Ikut ISIS, 4 perempuan Jerman ditangkap

Selanjutnya

PBB: krisis Al Aqsa selesai Jumat ini

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe