Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pemprov Papua siap tindak tegas ASN mabuk
  • Senin, 24 Juli 2017 — 18:49
  • 1377x views

Pemprov Papua siap tindak tegas ASN mabuk

"Menyangkut disiplin, ada tiga orang ASN yang kedapatan bawa miras ke kantor, sehingga kita usulkan untuk dicopot dan dipindahkan ke Korpri, karena mereka mengganggu stabilitas di kantor, kami sudah mendapat informasi soal itu," kata Wakerkwa saat memimpin apel pagi, di Jayapura, Senin (24/7/2017).
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua dalam waktu dekat akan mengambil tindakan tegas terhadap tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang kedapatan membawa dan mengkonsumsi minuman beralkohol ke dalam lingkungan kantor.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum Sekda Papua, Doren Wakerkwa mengatakan tindakan tegas itu berupa pengusulan pindah tempat tugas dari yang lama ke tempat yang baru, seperti ke Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

"Menyangkut disiplin, ada tiga orang ASN yang kedapatan bawa miras ke kantor, sehingga kita usulkan untuk dicopot dan dipindahkan ke Korpri, karena mereka mengganggu stabilitas di kantor, kami sudah mendapat informasi soal itu," kata Wakerkwa saat memimpin apel pagi, di Jayapura, Senin (24/7/2017).

Pihaknya, kata Wakerkwa, telah meminta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD/OPD) yang bersangkutan, untuk segera mengusulkan ketiga nama pegawai agar diproses dan dipindahkan.

"Harus segera usul untuk dipindahkan, sehingga menjadi perhatian bagi ASN lainnya untuk tidak mabuk-mabuk di kantor," ucapnya.

Menurutnya, ketiga pegawai tersebut harusnya dipecat, namun karena pertimbangan kemanusiaan, sehingga pihaknya hanya memindahkan dan memberi pembinaan.

"Kasihan ada istri dan anak mereka yang masih kecil, saya harapkan mereka ini mengerti dan tidak mengulang kesalahan yang sama, jangan sampai ASN yang lain ikut-ikutan mabuk-mabuk dan kena sanksi lagi."

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Papua Nicholaus Wenda mengimbau kepada seluruh aparatur di lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua untuk menaati Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Mulai tahun ini pegawai diharuskan taati UU ASN, ini sesuai dengan instruksi gubernur," kata Wenda.

Wenda mengatakan, pihaknya akan menertibkan semua pegawai yang ada saat ini, dan apabila kedapatan melanggar ketentuan-ketentuan, maka akan ada sanksi disiplin pegawai, mulai hukuman ringan, sedang hingga berat.

"Semua sanksi tergantung kesalahan yang dibuat. Jadi aparatur yang ada saat ini harus benar benar menjalankan UU ASN ini," ucapnya. (*)

Sebelumnya

Anak usia 0-4 tahun dan lansia akan terima dana segar

Selanjutnya

Pemprov Papua tingkatkan ketersediaan data perumahan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe