Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Memprihatinkan, kondisi kontrakan mahasiswa Nduga se-Jawa-Bali
  • Selasa, 25 Juli 2017 — 10:19
  • 516x views

Memprihatinkan, kondisi kontrakan mahasiswa Nduga se-Jawa-Bali

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Indonesia Barat (DPWIB Jawa-Bali) Darson Lokbere kepada Jubi mengatakan, selain 8 rumah kontrakan tersebut, juga ada kontrakan lain yang akan berakhir Juli ini.
Mahasiswa Nduga yang dipaksa keluar dari kontrakan mereka di Yogyakarta – Ist.
Agus Pabika
pabikaa169@gmail.com
Editor : Syofiardi

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Jayapura, Jubi – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nduga se-Jawa-Bali mendesak Pemerintah Kabupaten Nduga, segera menyalurkan bantuan biaya 8 kontrakan asrama (pemondokan) di luar Papua untuk para mahasiwa asal kabupaten itu yang sudah habis dua minggu lalu.
 
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Indonesia Barat (DPWIB Jawa-Bali) Darson Lokbere kepada Jubi mengatakan, selain 8 rumah kontrakan tersebut, juga ada kontrakan lain yang akan berakhir Juli ini.
 
“Karena sewa lanjutan tidak dibayar, pemilik rumah meminta kepada mahasiswa untuk  keluar dan mereka terpaksa menumpang di kos teman-temannya,” ujarnya di Jayapura, Senin (24/7/2017).
 
Di Yogyakarta, lanjutnya, kontrakan putra dan putri sudah berakhir dua minggu lalu. Di Semarang dan Salatiga 18 Juli lalu. Kontrakan di Bandung berakhir 23 Juli, kontrakan di Jakarta berakhir 28 Juli, Surabaya dan Malang dalam waktu dekat, diikuti kontrakan di Bali berakhir 4 Agustus 2017.
 
Ia berharap Dinas Pendidikan dan Pengajaran serta Dinas Keuangan Kabupaten Nduga segera mengirimkan dana yang seharusnya sudah disalurkan Juni dan Juli.
 
Darson melanjutkan, konflik horizontal yang terjadi di Nduga menyebabkan aktivitas pemerintahan di Kabupaten Nduga macet. Ia berharap konflik segera selesai dan tidak berpengaruh kepada para mahasiswa yang studi di kota lain.
 
Ketua Pusat Badan Pengawas Organisasi Pusat Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nduga se-Indonesia (BPOP-IPMNI) Otis Tabuni mengaku sudah lama memperjuangkan dana kontrakan mahasiswa Nduga dan telah berusaha berkomunikasi dengan Dinas Keuangan dan Dinas P&K Nduga.
 
“Tapi nomor kontak kepala Dinas Keuangan tidak aktif, sedangkan Kadis P&K susah dikonfirmasi, begitu juga keberadaannya, pengurus telah memberitahukan situasi ini kepada Sekda Kabupaten Nduga Namia Gwjangge, ia mengatakan akan bertemu Bupati untuk melaporkan kondisi mahasiswa agar dapat mengeluarkan kebijakan sehingga penyaluran dana kontrakan bisa diproses minggu ini,” kata Otis. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

SMPN 6 Jayapura raih penghargaan Sekolah Layak Anak

Selanjutnya

STT Walter Post Jayapura gelar acara "Dari Pos 7 ke Dunia" 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe