Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Bupati ancam tutup sementara semua penerbangan kargo ke Wamena
  • Selasa, 25 Juli 2017 — 17:47
  • 1426x views

Bupati ancam tutup sementara semua penerbangan kargo ke Wamena

“Kalau model begitu bahas di DPRD supaya ada Perda yang jelas untuk memungut uang-uang itu, untuk siapa, ke mana mengalirnya sehingga jangan dijadikan sebagai pungli. Kalau memang ini masuk kategori pungli, maka saya akan lapor ke pihak berwajib untuk kita usut bersama,” tegasnya.
Salah satu pesawat kargo saat bongkar muat barang di Bandara Wamena-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Yuliana Lantipo
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Wamena, Jubi – Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo mengancam akan memberhentikan sementara seluruh aviasi penerbangan kargo yang mengangkut barang ke Wamena dari Bandara Sentani.

Hal itu setelah Bupati mendapat informasi bahwa pihak Bandara Sentani akan memberlakukan pungutan 400 rupiah per kilo bagi setiap barang yang dikirim dari Jayapura ke Wamena, dengan menggunakan pesawat kargo dari berbagai aviasi yang ada.

“Saya mau ingatkan terkait adanya pungutan yang ingin dilakukan oleh Kepala Bandara Sentani. Di Sentani kan ada namanya Citra Nayak Baliem yang memungut dana dari pihak ketiga terkait aviasi, per kilo dibebankan sebesar 250-300 rupiah per kilo. Tetapi saya dapat informasi dari Wakil Bupati, bahwa di Bandara Sentani diberlakukan secara tersendiri juga per kilo 400 rupiah untuk barang yang dikirim ke Wamena,” kata Wempi kepada wartawan di ruang kerjanya akhir pekan lalu.

Untuk itu dirinya hanya berpesan bahwa di Wamena dan pegunungan tengah Papua yang sudah susah karena sangat bergantung pada pesawat itu jangan lagi dibuat tambah sengsara.

“Kalau itu terjadi, maka saya akan tutup semua penerbangan tidak boleh masuk di Wamena dulu, supaya rakyat kita demo ramai-ramai di Sentani,” tegasnya.

Belum lagi Citra Nayak Baliem memungut 300 rupiah per kilo, jika ditambah 400 rupiah dari pihak Bandara Sentani berarti 700 rupiah per kilo. Jika harga 700 rupiah itu lalu orang yang ingin angkut barang itu dapat apa, sehingga bupati mengajak berfikir agar pesawat kargo ini jangan dijadikan ajang untuk mendapatkan uang dengan cara yang tidak halal.

“Kalau model begitu bahas di DPRD supaya ada Perda yang jelas untuk memungut uang-uang itu, untuk siapa, ke mana mengalirnya sehingga jangan dijadikan sebagai pungli. Kalau memang ini masuk kategori pungli, maka saya akan lapor ke pihak berwajib untuk kita usut bersama,” tegasnya.

Bahkan Bupati juga akui pernah soal pengiriman beras dikenakan biaya per kilo dan Citra Nayak Baliem ingin berlakukan pungut per kilo, namun dirinya tegaskan tidak boleh, karena beras itu disalurkan langsung kepada masyarakat, ASN dan TNI/Polri.

“Jangan coba-coba bikin gerakan tambahan, kita sudah sengsara di sini, infrastruktur sudah mahal, apalagi membebani uang lagi. Palingan kan aviasi minta kepada konsumen, harganya pasti per kilo akan semakin tinggi dan rakyat yang akan semakin menderita di sini,” paparnya.

Untuk itu dalam waktu dekat ini Bupati berencana mengundang seluruh aviasi untuk datang, langkah-langkah apa yang perlu diambil untuk proses ini ke depan.

“Jika benar-benar itu diberlakukan, maka untuk sementara sebaiknya kita hentikan dulu seluruh penerbangan kargo kecuali penumpang ke Wamena. Jadi, 400 rupiah itu dipatok semua aviasi mau Trigana kah, My Indo, Deraya, Jayawijaya Dirgantara sama semua,” katanya.

Terpisah kepala UPBU Kelas I Sentani, Agus Priyanto saat dikonfirmasi di Sentani menegaskan bahwa dirinya dan pihak Bandara tidak tahu soal pungutan bagi setiap kargo yang akan dikirim ke Wamena.

Menurutnya, kewenangan itu bukan dari pihak Bandara tetapi dari pihak masing-masing aviasi untuk menentukan harga per kilonya, bandara hanya menyediakan fasilitas saja.

“Tidak benar, ngapain kami urus masalah per kilo barang harus berapa-berapanya. Itu dikembalikan ke masing-masing operator, kami hanya memberikan fasilitas saja,” ungkap Agus Priyanto. (*)

loading...

Sebelumnya

Kabupaten Nduga masih butuh banyak guru

Selanjutnya

Pelaku pembunuhan serahkan diri, Bupati Mamteng minta proses hukum tetap berjalan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat