Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Sulawesi
  3. Di Palu, ada beras diduga dicampur plastik
  • Selasa, 25 Juli 2017 — 17:44
  • 981x views

Di Palu, ada beras diduga dicampur plastik

Palu, Jubi - Satgas Pangan Polda Sulawesi Tengah sedang menyelidiki kebenaran laporan masyarakat mengenai beredarnya beras yang diduga bercampur plastik yang dibeli warga dari salah satu kios di Kota Palu.
Ilustrasi. Jubi/Poskota
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Palu, Jubi - Satgas Pangan Polda Sulawesi Tengah sedang menyelidiki kebenaran laporan masyarakat mengenai beredarnya beras yang diduga bercampur plastik yang dibeli warga dari salah satu kios di Kota Palu.

"Kami masih akan menyelidikinya lebih lanjut, tetapi kami juga mengimbau warga untuk tidak resah atas laporan yang belum tentu benar tersebut," kata AKBP Teddy Salawati, Kasubdit I Industri-Perdagangan Ditreskrimsus Polda Sulteng selaku Ketua Satgas Pangan di daerah itu, Selasa.

Ia mengatakan bahwa pada Senin (24/7) sore, pihaknya menerima informasi dari masyarakat soal adanya beras yang dikonsumsi mereka bercampur plastik.

Setelah menerima laporan, tim Satgas Pangan Sulteng langsung bergerak ke lapangan di bilangan Jalan Otista, Kecamatan Palu Timur pada Senin malam sekitar pukul 20.00 Wita.

Menurut pemilik kios yang menjual beras itu, beras yang dijualnya dibeli dari salah satu pedagang beras di Kota Palu.

Tim Satgas Pangan langsung menindak lanjutinya dengan mendatangi pedagang beras yang berdomisili di Kecamatan Palu Barat.

Pedagang beras yang enggan disebut namanya itu mengaku menjual beras tersebut tetapi sama sekali tidak mengetahui adanya beras yang bercampur butiran plastik tersebut.

"Sudah puluhan tahun saya berdagang beras dan baru kali ini ada beras seperti itu," katanya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng Abubakar Almahdali mengimbau warga untuk tetap tenang karena ada Satgas Pangan yang akan melakukan pengusutan lebih lanjut.

Menurut dia, beras bercampur plastik atau bahan lainya bisa saja terjadi apalagi jika lantai jemur gabah tidak dibersihkan terlebih dahulu.

Almahdali juga meminta instansi terkait melakukan penyuluhan terkait kepada masyarakat.(*)

 

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Ada “Laskar 65” di Kabupaten Gorontalo

Selanjutnya

Poso pelajari pemberantasan Demam Keong ke Tiongkok

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe