Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Penjual makanan ringan di Pelabuhan Aikai untung berlipat
  • Rabu, 26 Juli 2017 — 06:01
  • 866x views

Penjual makanan ringan di Pelabuhan Aikai untung berlipat

"Kalau hari biasa terjual hanya sekitar lima sampai tujuh, tetapi kalau Senin dan apalagi saat-saat seperti ini, kurang lebih 20 jualan yang terjual," kata Radja ketika berbincang dengan Jubi, Selasa (25/7/2017).
Seorang penjual makanan ringan di pinggir Pelabuhan Aikai, Enarotali, Selasa (25/7/2017) – Jubi/ Abeth You.
Abeth You
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Paniai, Jubi - Sejumlah pedagang makanan ringan seperti biskuat, gula-gula, minuman, gula, kopi, the, dan rokok serta anggur kupu di Pelabuhan Aikai, Distrik Paniai Timur, Paniai mengaku penjualannya mengalami peningkatan sejak tujuh tahun lalu.

Radja (43), seorang pedagang, mengaku hampir tiap hari banyak pembeli karena tempat itu merupakan satu-satunya jalur warga pulang dan pergi. Apalagi jika Senin pedagang-pedagang ini terus mendapatkan keuntungan lebih besar.

"Kalau hari biasa terjual hanya sekitar lima sampai tujuh, tetapi kalau Senin dan apalagi saat-saat seperti ini, kurang lebih 20 jualan yang terjual," kata Radja ketika berbincang dengan Jubi, Selasa (25/7/2017).

Dengan sejumlah penjual di sepanjang pelabuhan, ia menjual harga yang berbeda-beda, bahkan rokok Surya kecil dijual Rp17 ribu.

Pelabuhan Aikai merupakan satu-satunya pelabuhan danau yang mana warga setempat naik dan turun dari Johnson, seperti dari arah Obano, Deyatei, Yagai, Kebo, Muye, Wotai, dan Keniyapa.

Hal yang sama diakui Siti. Ia mendapat untung banyak dengan jualan, apabila hari raya Paskah atau Natal.

“Kalau saat musim liburan, lebaran dan Natal banyak yang membelinya," ujarnya.

Ia mengaku bisa membawa pulang uang Rp600 ribu sampai Rp1 juta saking banyaknya pembeli.

"Kalau lagi ramai seperti Senin untung banyak dan pernah pulang membawa Rp1 juta karena banyak yang beli, terkadang juga kami kewalahan karena harus ambil lagi dan kembali jualan," tambahnya.

Hal yang paling tidak ia sukai saat musim hujan dan angin yang membuat aktivitas warga tersendat.

"Kalau hujan memang kadang terjual kurang. Tapi, malah, terkadang apabila hujan warga banyak yang beli, lalu langsung naik Johnson, karena mereka buru-buru mau pulang ke rumah,” bebernya. (*)

loading...

Sebelumnya

Dinas Penanaman Modal ancam laporkan pemalsu izin

Selanjutnya

Belum ada yang protes pengalihan tarif listrik nonsubsidi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe