Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Lestarikan Cenderawasih, Dewan Kesenian Papua adakan lomba
  • Rabu, 26 Juli 2017 — 06:05
  • 932x views

Lestarikan Cenderawasih, Dewan Kesenian Papua adakan lomba

Lomba ini juga digelar untuk menghilangkan kebiasaan memberikan cenderawasih yang sudah diawetkan atau mahkota cenderawasih kepada para pejabat publik, baik yang ada di Papua maupun dari luar Papua. Padahal burung tersebut dilindungi undang-undang.
Ketua Dewan Kesenian Papua, Nomensen Mambraku (tengah, duduk) didampingi para pengurus Dewan Kesenian Papua saat memberikan keterangan pers kepada wartawan - Jubi/Roy Ratumakin
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Dewan Kesenian Papua dan Papua Barat akan menggelar lomba cipta imitasi burung cenderawasih dengan tema ‘Aku Ingin Hidup Bebas di Negeri Leluhurku’ untuk melestarikan burung surga ini.
 
“Ini bentuk keprihatinan kami terhadap burung cenderawasih yang hingga kini masih diburu oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk dijadikan hadiah (hiasan) di dalam rumah,” kata Ketua Dewan Kesenian Papua, Nomensen Mambraku di Jayapura, Selasa (25/7/2017).
 
Lomba ini juga digelar untuk menghilangkan kebiasaan memberikan cenderawasih yang sudah diawetkan atau mahkota cenderawasih kepada para pejabat publik, baik yang ada di Papua maupun dari luar Papua. Padahal burung tersebut dilindungi undang-undang.
 
Dengan lomba itu, jika hiasan cenderawasih dijadikan oleh-oleh atau hiasan dinding, maka akan dibuatkan bentuk imitasi.
 
“Itu harapan kami, dan kami berharap pemerintah daerah maupun provinsi dapat mendukung apa yang kami lakukan,” katanya.
 
Ia juga mengharapkan agar seniman-seniman Papua terlibat dalam lomba untuk mengkampanyekan pelestarian burung surga ini.
 
“Kami sangat berharap semua seniman turut ambil bagian, dan kami berharap juga para seniman dapat membuat burung imitasi (sesuai dengan aslinya), sehingga hasilnya dapat digunakan dalam acara-acara adat dll. sehingga tidak menggunakan burung asli,” katanya.
 
Pembina Dewan Kesenian Papua, Don Flassy mengatakan, pembukaan pendaftaran lomba dibuka sejak Selasa (25/7/2017) hingga ditutup 5 Agustus 2017.
 
“Kriteria lomba juga bervariasi atau menurut kategori. Ada kategori pembuatan patung, aksesoris, mahkota, dll. Burung cenderawasih yang akan dibuat juga akan kami tentukan, karena di Papua ada beberapa jenis burung cenderawasih,” katanya.
 
Ia melanjutkan, peserta dari Papua Barat mendaftar di kantor Dewan Kesenian Provinsi Papua Barat. Karya-karya mereka pun akan dipamerkan di Papua untuk dinilai tim juri independen. (*)

loading...

Sebelumnya

Ribuan siswa kampanye tolak minol dan narkoba

Selanjutnya

Pemuda Sarmi diajak dekatkan diri dengan media

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe