Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Merpati endemik di French Polynesia terancam punah
  • Kamis, 27 Juli 2017 — 09:57
  • 829x views

Merpati endemik di French Polynesia terancam punah

Dalam sebuah surat, presiden Dany Pittman mengatakan bahwa Makatea menonjol sebagai atol yang terangkat di antara 77 atol dataran rendah dan berfungsi sebagai tempat perlindungan untuk wilayah yang terancam oleh kenaikan permukaan air laut.
Burung merpati endemik French Polynesia yang disebut Rupe dalam bahasa local - RNZI
RNZI
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Sebuah kelompok peduli lingkungan hidup di Polynesia Perancis telah mendekati BirdLife International untuk mendapatkan dukungan guna membantu melindungi burung merpati endemik, Rupe, yang hidup di Atol Makatea yang saat ini digunakan sebagai pertambangan fosfat skala besar.

Asosiasi Te Rupe no Makatea khawatir akan rencana perusahaan Australia untuk melanjutkan penambangan di atas 600 hektar atol - lebih dari setengah abad setelah operasi dihentikan.

Dalam sebuah surat, presiden Dany Pittman mengatakan bahwa Makatea menonjol sebagai atol yang terangkat di antara 77 atol dataran rendah dan berfungsi sebagai tempat perlindungan untuk wilayah yang terancam oleh kenaikan permukaan air laut.

Katanya selain Rupe, merpati buah dan warbler sudah rentan dan bisa menghadapi kepunahan.

Dia mengatakan situasinya menjadi lebih serius setelah pemerintah pekan lalu menyetujui proyek pertambangan tersebut dengan mengatakan akan berlanjut jika pemilik tanah menginginkannya.

Menteri Pertambangan Heremoana Maamaatuaiahutapu mengatakan kepada televisi lokal bahwa Makatea tidak dapat ditinggalkan karena ada sesuatu yang harus ditawarkan kepada penduduknya.

Makatea dihuni sekitar 3.000 penduduk pada puncak ledakan pertambangan pada paruh pertama abad ke-20 namun jumlahnya menyusut menjadi di bawah 100 setelah penambangan berhenti pada tahun 1966. (*)

loading...

Sebelumnya

Uni-Eropa jajaki pembaruan hubungan dengan Pasifik paska 2020

Selanjutnya

CROP diminta efektif menggunakan sumberdaya negara Pasifik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe