Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. 24 mobil Anggota DPRD segera ditarik
  • Kamis, 27 Juli 2017 — 12:38
  • 827x views

24 mobil Anggota DPRD segera ditarik

Penegasan itu disampaikan Sirfefa kepada Jubi Rabu (26/7/2017). “Memang kalau tunjangan transportasi setiap anggota dewan ada. Tetapi peruntukan mendapatan mobil, tak diatur dalam PP tersebut,” ujarnya.
Puluhan mobil yang telah dibagikan kepada anggota DPRD Kabupaten Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Editor : Angela Flassy

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa menegaskan, sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2017 tentang hak dan kedudukan dewan, di situ ditegaskan anggota dewan tak berhak mendapatkan transportasi berupa mobil dinas.

Penegasan itu disampaikan Sirfefa kepada Jubi Rabu (26/7/2017). “Memang kalau tunjangan transportasi setiap anggota dewan ada. Tetapi peruntukan mendapatan mobil, tak diatur dalam PP tersebut,” ujarnya.

“Saya baru pulang mengikuti sosialisasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait PP dimaksud dan dijelaskan anggota dewan tak berhak menerima mobil dinas,” katanya.

Dengan demikian, lanjut dia, merujuk PP itu, pengadaan 24 mobil dengan alokasi anggaran Rp3 miliar dan telah diambilnya, harus dikembalikan. “Ya, aturan seperti demikian. Sehingga mobil yang sudah diterima 24 anggota dari 30 anggota DPRD Merauke, agar dikembalikan,” tuturnya.

Sirfefa mengaku telah akan melakukan pertemuan intern kembali bersama 30 anggota DPRD Merauke, sekaligus meminta mobil yang telah diterima dikembalikan dan diserahkan kepada pemerintah setempat.

Ditambahkan, jika dilihat, seperti tak ada keseimbangan. Karena di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merauke, ada kepala bidang mendapatkan mobil dinas. Sementara anggota dewan, sama sekali tak diberikan. Mereka mengikuti sidang, hanya dengan menggunakan motor pribadi.

Padahal, katanya, tugas dan tanggung jawab mereka sangat berat juga yakni melayani masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.

Seorang tokoh Marind, Harry Ndiken mengatakan, pihaknya merespons positif langkah dari 24 anggota dewan mengembalikan mobil.

“Ya, syukurlah kalau dewan merespons dengan sungguh-sungguh kritikan berbagai kalangan selama ini. Kita berteriak, karena Merauke sedang mengalami berbagai persoalan, terutama berkaitan dengan perputaran uang di rakyat yang tak berjalan baik,” katanya. (*)

Sebelumnya

Harga mahal, petani tak sanggup beli pupuk non subsidi

Selanjutnya

Permasalahan tanah jangan diselesaikan dengan pemalangan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe