Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Di asrama SMP/SMA SATAP Wasur, satu ruangan bisa ditempati belasan siswa-siswi
  • Selasa, 11 Oktober 2016 — 05:59
  • 603x views

Di asrama SMP/SMA SATAP Wasur, satu ruangan bisa ditempati belasan siswa-siswi

Dikatakan, pendidikan berpola asrama, sangat memberikan manfaat. Karena secara tidak langsung, anak-anak tinggal di asrama dan memudahkan kontrol saat belajar maupun sekolah setiap hari. Selain itu, meminimalisir angka putus sekolah. Karena banyak anak putus sekolah, lantaran tinggal di luar dan jauh dari lingkungan sekolah.
Siswa-siswi di SMP/SMA SATAP Wasur saat mengikuti suatu kegiatan beberapa waktu lalu - Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Merauke, Jubi - Kepala Sekolah SMP/SMA Satu Atap Wasur, Sergius Womsiwor mengungkapkan, kapasitas asrama sekolah tersebut, tidak mampu menampung lagi siswa-siswi untuk tinggal. Saat ini saja, satu ruangan kamar tidur, bisa ditempati hingga belasan anak. Padahal, kapasitasnya satu ruangan hanya delapan orang.

“Dengan kapasitas ruangan sangat terbatas itu, beberapa anak diantaranya, terpaksa membentang tikar dan tidur di lantai,” kata Sergius kepada Jubi Senin (10/10/2016).

Saat ini, lanjut Sergius, sedang dibangun satu asrama lagi dengan anggaran sebesar Rp 500 juta yang merupakan bantuan pemerintah pusat. Diharapkan dengan satu unit bangunan itu, dapat menampung siswa-siswi SMP/SMA SATAP Wasur yang umumnya adalah anak asli Papua dan dari daerah pedalaman.

Dikatakan, pendidikan berpola asrama, sangat memberikan manfaat. Karena secara tidak langsung, anak-anak tinggal di asrama dan memudahkan kontrol saat belajar maupun sekolah setiap hari. Selain itu, meminimalisir angka putus sekolah. Karena banyak anak putus sekolah, lantaran tinggal di luar dan jauh dari lingkungan sekolah.

“Memang kita harus mempersiapkan segala-galanya tatkala anak-anak sudah tinggal di asrama. Utamanya adalah kebutuhan makan-minum setiap hari yang harus diperhatikan,” katanya.

Menteri Pendidikan dan Pengajaran RI, Muhadjir Effendy mengatakan, pihaknya telah memprogramkan tahun depan, pendidikan berpola asrama di Papua, harus dijalankan. Hal itu bertujuan agar anak didik tidak merasa kesulitan tatkala ingin mendapatkan ilmu pengetahuan.

“Saya minta para bupati/walikota, membuat program untuk pendidikan berpola asrama, sekaligus menyerahkan secara langsung kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk ditindaklanjuti. Tahun depan, program dimaksud harus dijalankan,” tegasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Jelang pilkada Mappi, Kamtibmas harus terjaga baik

Selanjutnya

Inspektorat Kabupaten Merauke didesak audit dana desa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9451x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6372x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6013x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4550x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe