Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Mahasiswa Intan Jaya berharap pencairan dana bantuan studi
  • Jumat, 28 Juli 2017 — 09:01
  • 1764x views

Mahasiswa Intan Jaya berharap pencairan dana bantuan studi

Meski kontrakan di Aryoko telah dilunasi, namun mahasiswa Intan Jaya berharap pemkab segera mencairkan dana bantuan studi yang mereka sebut satu paket dengan sewa kontrakan.
Ketua mahasiswa Intan Jaya Kota Studi Jayapura, Esau Yarinap (kanan) bersama seorang rekannya ketika bertandang ke redaksi Jubi, Kamis (27/7/2017) malam - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Yuliana Lantipo
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Mahasiswa Kabupaten Intan Jaya Kota Studi Jayapura berterimakasih kepada Pemkab Intan Jaya karena telah mendengar keluhan mereka terkait tunggakan kontrakan mahasiswa dari kabupaten itu di Aryoko, Kota Jayapura.

"Kami berterimakasih kepada Pemkab Intan Jaya yang sudah mendengar keluhan kami terkait keterlambatan pembayaran kontrakan mahasiswa Intan Jaya Kota Studi Jayapura di Aryoko. Meski pemkab sibuk mengurus pilkada, tapi tetap memperhatikan keluhan kami," kata Ketua mahasiswa Intan Jaya Kota Studi Jayapura, Esau Yarinap ketika bertandang ke redaksi Jubi, Kamis (27/7/2017) malam.

Menurutnya, ketika itu mahasiswa Intan Jaya telah menunggak sewa kontrakan di Aryoko selama tiga bulan. Namun ketika mahasiswa bersuara di media, pemkab langsung merespon.

"Nilai kontrakan setahun Rp50 juta. Kami terlambat mambayar selama tiga bulan, tapi kini sudah dilunasi pemkab," ujarnya.

Meski kontrakan di Aryoko telah dilunasi, namun mahasiswa Intan Jaya berharap pemkab segera mencairkan dana bantuan studi yang mereka sebut satu paket dengan sewa kontrakan.

"Itu satu paket, selain itu kami harap pemkab juga segera melunasi kontrakan mahasiswa putri Intan Jaya di Perumnas I Waena yang sudah menunggak beberapa bulan senilai Rp80 juta pertahun dan di Sentani senilai Rp75 juta pertahun," ujar wakil ketua, Deselinus Tipagau.

Katanya, kini mahasiswa sudah mulai aktif kuliah, jika kontrakan tidak dibayar, mahasiswa harus meninggalkan kontrakan. Kondisi itu dikhawatirkan dapat menggangu aktivitas belajar mahasiswa.

"Memang ada asrama mahasiswa Intan Jaya di Buper, tapi untuk mahasiswa yang kuliah di Sentani dan Kota Jayapura, terlalu jauh kalau tinggal di asrama. Butuh biaya transportasi lebih," ucapnya.

Sementara Sekretaris mahasiswa Intan Jaya Kota Studi Jayapura, Nataniel Maiseni mengatakan, kini ada 300 orang lebih mahasiswa Intan Jaya yang menuntut ilmu di Kota dan Kabupaten Jayapura.

"Kami berterimakasih pemkab telah melunasi kontrakan di Aryoko, tapi kami harap kontrakan mahasiswa di Sentani dan mahasiswi di Perumnas I Waena serta bantuan studi segera dicairkan," imbuhnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pasien Tubercolosis (TB) Jayawijaya meningkat

Selanjutnya

Pembangunan RS vertikal tak pengaruhi status RSUD Wamena

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat