Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Wartawan diminta netral dalam pilkada
  • Jumat, 28 Juli 2017 — 18:03
  • 1265x views

Wartawan diminta netral dalam pilkada

Jika menjadi tim sukses salah satu kandidat dalam perhelatan pesta demokrasi, sebaiknya mereka mengambil cuti dari aktivitas jurnalistiknya.
Peserta UKW yang digelar PWI Papua, 27-28 Juli 2017 – Jubi/Yuliana Lantipo
Sindung Sukoco
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Sekretaris Jendral Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendry Charirudin Bangun meminta agar netralitas wartawan terus dijaga dalam meliput pemilihan kepala daerah (pilkada).

Jika menjadi tim sukses salah satu kandidat dalam perhelatan pesta demokrasi, sebaiknya mereka mengambil cuti dari aktivitas jurnalistiknya.

“Ini ada contohnya dari Lampung yang langsung ambil cuti,” katanya di Abepura, Kota Jayapura, Jumat (28/7/2017).

Ia juga meminta agar media-media yang ada lebih mengungkapkan fakta daripada menyanjung-nyanjung narasumber secara berlebihan dalam pemberitaannya.

“Biarkan pemilih atau masyarakat yang menilai dengan pemberitaan yang sesuai,” katanya.

Hendry berharap media di Papua juga menjalankan fungsi edukasi kepada masyarakat dan mendorong pilkada berlangsung dengan lancar.   

“Menjalankan fungsi media dengan benar sehingga masyarakat tidak terbelah, masyarakat berpartisipasi secara maksimal,” katanya.

Anggota PWI Papua, Taufan Pamungkas mengatakan, terkait pilkada, media sebaiknya lebih pada mengedukasi masyarakat.

“Ada pedoman yang ada di KPU atau Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) terkait dengan pemberitaan hendaknya media juga ikut aturan tersebut. Masyarakat juga bisa,” katanya.

Ia pun tak memungkiri bahwa media punya ideologi yang dibawa oleh siapa yang menjadi pemilik dan kebijakan redaksinya untuk pesta demorasi di Indonesia.

“Saya berharap para jurnalis tetap memegang kaidah etik untuk terus transparan dan independen,” katanya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Sekda Papua resmikan Gereja GIDI Berea Abepura 

Selanjutnya

Media massa harus ciptakan pilkada aman dan damai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe