Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. IKBPM-WTM gelar penerimaan mahasiswa baru dan seminar
  • Minggu, 30 Juli 2017 — 19:53
  • 1439x views

IKBPM-WTM gelar penerimaan mahasiswa baru dan seminar

Seminar menghadirkan Simon Tabuni yang membahas judul “Kepemimpinan Kristen dari Sudut Alkitab” dan anggota DPRD Kabupaten Lanny Jaya Budi Wenda membahas “Konflik Dalam Politik”.
Pengurus dan anggota Ikatan Keluarga Besar Wilayah Tikoyowa dan Melendik (IKBPM-WTM) di kota studi Jayapura berfoto bersama usai acara – Jubi/Yance Wenda.
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Sentani, Jubi - Ikatan Keluarga Besar Wilayah Tikoyowa dan Melendik (IKBPM-WTM) di kota studi Jayapura mengelar acara penerimaan anggota baru dan seminar yang berlangsung di gedung Gereja Baptis Siloam Buper, Jumat (28/07/2017).

Seminar menghadirkan Simon Tabuni yang membahas judul “Kepemimpinan Kristen dari Sudut Alkitab” dan anggota DPRD Kabupaten Lanny Jaya Budi Wenda membahas “Konflik Dalam Politik”.

Budi Wenda mengatakan, mengangkat materi tersebut agar mahasiswa tidak terpengaruh dengan konflik di daerah.

“Supaya mahasiswa itu independen dan netral, serta mengerti dengan politik itu sendiri dan sebab-sebab konflik itu apa, supaya mereka tahu apa peran mereka sebagai mahasiswa di daerah masing-masing,” jelasnya.

Ketua Badan Legislasi DPRD Kabupaten Lanny Jaya Lealek tersebut menambahkan, mahasiswa tidak hanya menjadi mahasiswa saja, namun diharapkan dapat memahami dan mengerti peranan mereka sebagai mahasiswa dalam dunia politik.

“Mereka tidak bisa hadir sebagai orang yang bermain politik, namun kepada seorang mahasiswa diharapkan dapat menyelamatkan orangtua dari konflik politik tersebut,” ucapnya.

Budi Ia juga menjelaskan, banyak ikatan yang ada di kabupaten Jayapura ini, namun setiap kegiatan seminar seperti ini sedikit yang hadir. Itu,  katanya, pengaruh dari dampak lingkungan, seperti miras, narkoba, dan seks bebas.

Simon Tabuni mewakili orangtua dan pendiri IKBPM-WTM mengatakan, dengan berlangsungnya penerimaan mahasiswa baru dan seminar, mahasiswa dapat menjadi generasi penerus di wilayah tersebut, baik di pemerintah, maupun gereja dan kabupaten.

“kami sebagai orangtua berharap mereka dengan belajar disiplin dengan berbagai ilmu di Kota studi Jayapura ini, dan hasilnya mereka dapat membangun daerahnya masing-masing dengan tujuan yang kita harapkan bersama ,” tuturnya.(*)
 

loading...

Sebelumnya

Peserta didik PAUD diserahkan resmi dari orangtua kepada guru

Selanjutnya

Ada pungli untuk beli genset di SMAN IV Kota Jayapura?

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6235x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5821x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3997x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe