Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. 53 penyuluh dan petugas lapangan KB diserahterimakan ke pusat
  • Senin, 31 Juli 2017 — 14:36
  • 436x views

53 penyuluh dan petugas lapangan KB diserahterimakan ke pusat

“Kami ucapkan terima kasih kepada para bupati, wakil bupati dan DPR se Papua, serta kejaksaan negeri dari 8 kabupaten/kota yang hadir dalam acara ini. Kami berharap, para bupati tetap dukung semua para penyuluh ini dan bisa menambah lagi ke depan,” katanya.
Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar saat foto bersama usai penyerahan - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Sebanyak 53 Penyuluh Keluarga Berencana dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB-PKLB) dari 8 kabupaten/kota di Provinsi Papua diserahterimakan kepada Pemerintah Pusat melalui Badan Kordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). 

Acara penyerahan yang ditandai dengan penandatanganan berita acara berlangsung di Aston Hotel Jayapura, Senin (31/07/2017) disaksikan Deputi Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Pusat, DR. Ir. Dwi Listyawardani, M.SC, Staf Ahli Gubernur Papua, Drs. Simeon Itlay, Ketua Tim PKK Provinsi Papua, Ibu Yulce W. Enembe, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, SE.M.Si, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua dan sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri.

Hadir menandatangani berita acara itu, Bupati Nabire Isaias Douw, Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Frans Sanadi, Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang, dan perwakilan dari tiga kabupaten lainnya. Ke-53 petugas itu terdiri dari Kota Jayapura sebanyak 3 petugas, Kabupaten Jayapura (1), Biak (13), Nabire (14), Kepulauan Yapen (6), Mimika (3), Jayawijaya (1) dan Asmat sebanyak 12 petugas.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, SE.M.Si mengatakan, kebutuhan tenaga Penyuluh Keluarga Berencana dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana di Papua masih sangat tinggi. Dengan luas wilayah yang besar dan jumlah kabupaten/kota sebanyak 29, jumlah yang ada tentu tak sebanding dengan rasio kebutuhan. Oleh karena itu, komitmen dari berbagai pihak, terutama kepala daerah sangat diharapkan bagi penambahan ke depan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para bupati, wakil bupati dan DPR se Papua, serta  kejaksaan negeri dari 8 kabupaten/kota yang hadir dalam acara ini. Kami berharap, para bupati tetap dukung semua para penyuluh ini dan bisa menambah lagi ke depan,” katanya.

Deputi Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Pusat, DR. Ir. Dwi Listyawardani, M.SC mengatakan jumlah penyuluh yang ada tentu masih sangat kurang dimana rasionya 1:50. Ia berharap, jumlah yang ada bisa ditambah ke depan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan penyuluhan KB bagi masyarakat. 

 “Kami ingin para petugas kita bisa didayagunakan lebih optimal dengan bantuan dana APBD. Dengan acara penandatanganan ini, Pemda tetap harus memperhatikan gaji mereka. Ke depan, kita akan memproses sertifikasi petugas kita ini agar bisa menjadi pejabat fungsional,” kata Dwi.  (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Ada pungli untuk beli genset di SMAN IV Kota Jayapura?

Selanjutnya

Karena pendaftaran siswa online, wali murid laporkan Kadisdik Kota Jayapura ke polisi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe