Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Pembangunan RS vertikal tak pengaruhi status RSUD Wamena
  • Senin, 31 Juli 2017 — 16:15
  • 574x views

Pembangunan RS vertikal tak pengaruhi status RSUD Wamena

Di Wamena akan dibangun rumah sakit vertikal sebagai rumah sakit rujukan untuk kawasan Pengunungan Tengah Papua.
Caption: Sekjen Kemenkes bersama Komisi IX DPR RI saat mengunjungi RSUD Wamena-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi – Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo, mengakui rencana pembangunan rumah sakit vertikal di Kampung Musaima, Distrik Hubikiak, Jayawijaya tidak merubah status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, bahkan akan ditingkatkan statusnya.  

“Dengan adanya RS vertikal ini RSUD tetap milik pemerintah daerah, kita akan tingkatkan kualitas pelayanannya baik dari sisi SDM maupun pembenahan rumah sakit sendiri akan dilakukan, supaya masyarakat Jayawijaya dan lainya di pegunungan tengah Papua ini bisa terlayani baik,” kata Bupati disela-sela kunjungan Sekjen Kemenkes dan Komisi IX DPR RI ke lokasi pembangunan rumah sakit vertikal, Senin (31/7/2017).  

Menurut Bupati, dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Jayawijaya maupun pegunungan tengah lainya akan dilakukan berjenjang. Artinya, jika masyarakat yang datang dari rujukan Puskesmas tidak bisa langsung datang ke RS vertikal tetapi harus RSUD Wamena dulu, baru dirujuk ke vertikal.

 “Karena rumah sakit vertikal ini tidak bisa terima langsung pasien rujukan dari Puskesmas kecuali yang gawat darurat saja,” katanya.  

Rumah sakit regional yang akan dibangun ini, menurut Bupati sangat adil karena Wamena dengan transportasi sangat susah, tetapi dengan jumlah penduduk khususnya OAP lebih banyak di wilayah pegunungan tengah Papua.

 “Sehingga harapan saya kehadiran WakilKketua Komisi IX dan seluruh anggota Komisi IX serta kehadiran Pak Sekjen akan memberi harapan baru bagi masyarakat, sehingga tidak perlu lagi berobat lagi ke Makassar bahkan Jakarta karena disini sudah ada,” katanya.  

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giay, mengatakan status RSUD Wamena akan tetap ditingkatkan atau dikembangkan dari tipe C ke tipe B yang memenuhi syarat dan lolos akreditasi rumah sakit khusus.  

“Kita akan sesuaikan kira-kira penyakit apa yang banyak di Wamena sini, yang terutama menjadi belenggu masyarakat dan menimbulkan kamatian, RSUD Wamena saat ini akan kita jadikan rumah sakit khusus. Contohnya rumah sakit khusus penyakit menular, TB, Malaria, HIV/AIDS, kusta dan sebagainya. Kita akan kaji lagi jadi rumah sakit ini bukan dibuang, akan dikembangkan menjadi rumah sakit tipe B,” kata Aloysius Giay. (*)  

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Mahasiswa Intan Jaya berharap pencairan dana bantuan studi

Selanjutnya

Pemkab Jayawijaya serahkan tujuh hektar untuk pembangunan RS vertikal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe