Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pemilik hak ulayat minta SMK penerbangan akomodir anak-anak Waibhu
  • Selasa, 01 Agustus 2017 — 10:56
  • 809x views

Pemilik hak ulayat minta SMK penerbangan akomodir anak-anak Waibhu

Ondoafi Kampung Bambar, Origenes Kaway, minta Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura dan pengelola SMK N 5 Sentani (Penerbangan) mengakomodir anak-anak asli Distrik Waibhu untuk bersekolah di sekolah tersebut. SMK N 5 Sentani adalah satu-satunya SMK Penerbangan di Papua.
Bupati Jayapura, Origenes Kaway, dan Kadis Pendidikan Kabupate Jayapura saat peresmian pembangunan SMK N 5 Penerbangan di Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura - Jubi/Engel
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani,Jubi - Ondoafi Kampung Bambar, Origenes Kaway, minta Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura dan pengelola SMK N 5 Sentani (Penerbangan) mengakomodir anak-anak asli Distrik Waibhu untuk bersekolah di sekolah tersebut. SMK N 5 Sentani adalah satu-satunya SMK Penerbangan di Papua.

" Lahan seluas tiga hektar dimana fasilitas pendidikan ini berdiri sama sekali kami selaku pemilik hak ulayat tidak menolak. Tapi kami minta agar ada prioritas penerimaan bagi anak-anak kami di sekolah ini," kata Origenes Kaway, yang juga legislator Papua, di Sentani, Selasa ( 1/8/2017).

Dijelasakannya, pendidikan bagi anak-anak kami disini sudah kami pikirkan ke depan. Untuk itu, lahan yang digunakan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan generasi muda di daerah ini.

"Secara adat sudah kami runding untuk memberikan tempat ini untuk fasilitas pendidikan. Selain tempat ini kami juga sudah melakukan kerja sama dengan pihak TNI di Rindam untuk menerima anak-anak kami yang ingin mengabdi sebagai pembela negara. Oleh sebab itu, kita juga patut berterima kasih kepada masyarakat adat yang telah memfasilitasi hal ini untuk kebaikan kita bersama," ujarnya.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengaku tempat yang menjadi hak ulayat masyarakat Doyo, secara khusus Keluarga  Manuri dan Kaway, pasti akan diakomodir, tetapi yang paling penting adalah upaya masyarakat adat yang begitu serius memperhatikan setiap persoalan yang menyangkut pembangunan di daerah ini.

" Ini buah dari apa yang selama ini kita jalani yaitu kebangkitan masyarakat adat. Lahan yang digunakan ini sebagai tempat berdirinya fasilitas pendidikan belum kami bayar. Tetapi ke depannya pasti Pemerintah akan melunasinya. Oleh sebab itu,secara pribadi saya sangat berterima kasih kepada masyarakat adat di Waibhu ini yang begitu luar biasa dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak kita untuk menikmati pendidikan melalui fasilitas yang tersedia saat ini," kata Bupati. (*)   

 

 

loading...

Sebelumnya

Armada pengangkut sampah diusulkan dalam APBD Perubahan 

Selanjutnya

Jayapura sedang menuju kabupaten layak anak 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe