Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Sekolah terendam banjir, SMK Yamewa Paniai tidak belajar sebulan
  • Selasa, 01 Agustus 2017 — 20:42
  • 1191x views

Sekolah terendam banjir, SMK Yamewa Paniai tidak belajar sebulan

SMK Yamewa Paniai yang berlokasi di kampung Kogekotu, Distrik Paniai Timur, salah satu sekolah yang terendam banjir. Saat ini ratusan siswa tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar karena gedung sekolah terendam air.
Tampak SMK Yamewa Paniai difoto dari bukit Bobaigo sebelum terendam banjir karena luapan air danau Paniai – Jubi/Abeth You
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Paniai, Jubi – Curah hujan deras yang tinggi di wilayah Paniai, mengakibatkan sejumlah bangunan maupun sekolah terendam banjir setinggi paha orang dewasa.

SMK Yamewa Paniai yang berlokasi di kampung Kogekotu, Distrik Paniai Timur, salah satu sekolah yang terendam banjir. Saat ini ratusan siswa tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar karena gedung sekolah terendam air.

Kepala SMK Yamewa Paniai, Matius Gobai mengatakan, sudah sebulan pihak sekolah meliburkan murid-murid. Saat ini upaya yang dilakukan pihaknya, mencari tempat alternatif untuk melakukan proses belajar mengajar.

“Terendamnya sudah satu bulan lebih. Saya kasih libur karena air sudah setinggi batas paha orang dewasa. Sementara ini kami kewalahan, dan sedang melobi tempat untuk kami bisa melakukan belajar mengajar,” ujar Matius Gobai kepada Jubi di
Enarotali, Selasa, (1/8/2017).

Untuk meminta bantuan tempat, menurutnya, dirinya telah mendatangi SMA Negeri 1 Paniai Timur tapi tempatnya sempit, demikian juga dengan kondisi  SMA YPPGI Wissel Meren.

“SMP Negeri 1 Enarotali juga saya datangi, dan minta tempat untuk belajar. Tapi mereka akan rapat dulu. Saya ke SMK Karel Gobai dan mereka terima, jadi kami akan bagi jam. Pagi hingga siang jadwal kegiatan belajar mengajar mereka dan selanjutnya hingga sore kami yang pakai ruangan. Jadi, saya punya 280 siswa ini akan belajar di SMK Karel Gobai,” jelas
Gobai.

Ia menambahkan, pihak Dinas P&P Paniai sempat mendatangi sekolah itu untuk melihat kondisi, namun belum ada respons.

“Selain sekolah ini, ada ratusan rumah warga juga ikut tergenang air. Warga tidak bisa
beraktivitas,” katanya.

Terpisah, Wakasek Kurikulum SMK Karel Gobai Enarotali, Agustinus Doo mengatakan, sebagai solidaritas terhadap rekannya, mereka rela berbagi waktu.

“Ya, kami sudah kasih ruangan penuh. Nanti mereka (SMK Yamewa) akan pakai untuk belajar. Jadi, mereka pakai hiingga air surut lagi. Tidak ada masalah, pagi sampai siang kami yang pakai ruang. Selanjutnya mereka,” tandasnya. (*)

Sebelumnya

Dosen ASN di PTS Papua dan Papua Barat belum tersertifikasi

Selanjutnya

Anggaran RS Vertikal di Jayawijaya diperkirakan 1,5 Triliun

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe