Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Anggaran RS Vertikal di Jayawijaya diperkirakan 1,5 Triliun
  • Selasa, 01 Agustus 2017 — 21:28
  • 974x views

Anggaran RS Vertikal di Jayawijaya diperkirakan 1,5 Triliun

"Dana tersebut semuanya bersumber dari Kementerian Kesehatan RI. Pemerintah daerah hanya menyiapkan lahan, dan kemarin sudah ada penyerahan lahan dari Pemkab Jayawijaya seluas 7 hektar," katanya kepada wartawan, Selasa (1/8/2017) di Jayapura.
Suasana bakar batu usai penyerahan dokumen pelepasan tanah adat untuk pembangunan rumah sakit vertikal - Jubi/IST.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang akan membangun Rumah Sakit (RS) Vertikal yang berlokasi di Kampung Musaima, Distrik Hubikiak, Wamena, Jayawijaya menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai diperkirakan menelan dana sebesar 1,5 triliun.

"Dana tersebut semuanya bersumber dari Kementerian Kesehatan RI. Pemerintah daerah hanya menyiapkan lahan, dan kemarin sudah ada penyerahan lahan dari Pemkab Jayawijaya seluas 7 hektar," katanya kepada wartawan, Selasa (1/8/2017) di Jayapura.

Giyai menambahkan, pembangunan RS Vertikal bertipe B plus dalam artian bisa dikategorikan sebagai RS rujukan baik nasional maupun internasional. "Jadi kalau ada pasien dari Jayapura yang tidak bisa ditangani di sini (Jayapura-red) bisa dirujuk ke RS Vertikal yang ada di Wamena," ujarnya.

Selain anggaran dari pihak Kemenkes RI, Giyai mengatakan bahwa masalah biaya operasional, pengadaan peralatan hingga Sumber Daya Manusia (SDM) juga dari pusat.

"Tenaga kesehatan didatangkan dari luar Papua yang sudah berpengalaman, namun tenaga dari Papua juga ada sehingga ada sharing pengalaman antara tenaga dari Papua dengan tenaga yang sudah ahli di bidangnya masing-masing," katanya.

Disinggung apakah dengan lahan sebesar tujuh hektare tersebut sudah layak untuk dibangun RS Vertikal tipe B plus, Giyai menambahkan bahwa memang pada acara penyerahan lahan yang berlangsung pada Senin (31/7/2017) kemarin, ada tujuh hektare namun Pemkab Jayawijaya sudah melakukan komunikasi dengan pihak pemilik hak ulayat untuk ditambah tiga hektare lagi.

"Direncanakan lebih dari 10 hektare. Kemarin itu yang tujuh hektare sudah ada surat-surat pelepasan tanah adat dan lain sebagainya. Sedangkan sisanya masih dalam tahap negosiasi," ujarnya.

Ditambahkan, untuk peletakan batu pertama pembangunan RS tersebut direncanakan pertengahan atau akhir 2018 mendatang. "Kita harapkan RS tersebut sudah bisa diresmikan dan dipergunakan untuk pelaksanaan PON 2020 mendatang," katanya.

Di tempat terpisah, Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Silvanus Sumule mengatakan dengan pembangunan RS Vertikal di Wamena, Jayawijaya tersebut tidak terlepas dari peran serta Dinas Kesehatan yang bekerjasama dengan Dinkes Wamena dan juga pihak Pemkab Jayawijaya.

"Ini sebuah keberhasilan yang patut diapresiasi. Kerja sama selama ini untuk membangun dan mengangkat derajat kesehatan di Papua akhirnya bisa terealisasi dengan dibangunnya RS berstandar nasional maupun internasional," katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Sekolah terendam banjir, SMK Yamewa Paniai tidak belajar sebulan

Selanjutnya

Sebanyak 19 Perawat Profesi Ners Praktek Kerja di Panti Jompo

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe