Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Jual umbul-umbul, pria ini bisa kantongi uang Rp 300 ribu per hari
  • Rabu, 02 Agustus 2017 — 15:27
  • 879x views

Jual umbul-umbul, pria ini bisa kantongi uang Rp 300 ribu per hari

Diki Hermawan saat melayani seorang pembeli - Jubi /yance wenda
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani,  Jubi – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan (HUT) Republik Indonesia ke 72, mulai bermunculan penjual bendera merah putih dan umbul-umbul di sepanjang jalan di Kota Sentani. Mereka umumnya adalah penjual musiman yang dtang dari luar Papua.

Diki Hermawan, penjual umbul-umbul yang biasa berjualan di depan SMP Bonaventura Sentani, mengatakan ia datangkan umbul-umbul dan bendera dari Jawa Barat. 

"Umbul-umbul dan bendera merah putih ini saya bawa dari Kota Bandung. Saya tidak hitung berapa banyak yang saya bawa dari sana. Saya hanya disuruh jual sama bos saya," kata Diki Hermawan.

Pria asal Garut ini sudah mulai berjualan di depan SMP Bonaventura Sentani  sejak 10 hari lalu.

"Saya sudah jualan disini sejak 10 hari lalu. Sebelum 17 Agustus sya pulang ke Garut. Saya mau kesini julan bendera daripada saya nganggur di kampung,"kata Hermawan, kepada Jubi, Rabu (2/8/2017).

Hermawan menjelaskan dia menjual umbul-umbul dan bendera merah putih dengan berbagai ukuran dengan harga berbeda-beda.

"Saya jual itu beda-beda harganya. Umbul-umbul  antara Rp 30ribu sampai Rp 35ribu per biji. Bendera merah putih ukuran 1 meter dan 80cm saya jual Rp 90ribu sampai Rp 100ribu. Ada juga yang harga Rp 250 ribu, Rp 300ribu, dan Rp 400 ribu. Harga tegantung bahan dan ukuran. Kalo bendera ini Rp 5 ribu," katanya sambil menunjukkan bendera kecil yang biasa dipasang di motor. 

Walau belum banyak pembeli, Hermawan mengaku sehari  bisa  mengantonggi uang antara Rp 200ribu hingga Rp 300ribu. 

"Sekarang masih sepi. Biasanya kalau sudah dekat-dekat tanggal 17 rame  baru banyak pembeli," ucap Diki.

Rarah, salah seorang pembeli bendera dagangan Diki, mengatakan ia membeli bendera merah putih untuk dipasang di motor.

gai warga negara Indonesia kita harus merayakan hari besar ini. Sudah dekat 17 Agustus, saya hanya membeli benderah kecil untuk di motor saja," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

BPS Papua lakukan Sensus Ekonomi Lanjutan

Selanjutnya

Bujuno, Penjual kepiting beromzet Rp 4 juta per hari

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2997x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1174x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1152x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe