Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Dinkes Papua: Wanita harus lakukan pendeteksian dini kanker payudara
  • Rabu, 02 Agustus 2017 — 16:42
  • 313x views

Dinkes Papua: Wanita harus lakukan pendeteksian dini kanker payudara

Penyakit tidak menular kini menjadi tren di Papua khususnya di Kota Jayapura. Kanker serviks atau kanker mulut rahim mencapai angka tertinggi di wilayah Merauke kini kanker payudara pun semakin hari semakin meningkat.
Ilustrasi pemeriksaan dini kanker payudara - Jubi/IST
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Penyakit tidak menular kini menjadi tren di Papua khususnya di Kota Jayapura. Kanker serviks atau kanker mulut rahim mencapai angka tertinggi di wilayah Merauke kini kanker payudara pun semakin hari semakin meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, kepada Jubi, Rabu (2/8/2017) di Jayapura, mengatakan dirinya belum tahu berapa pastinya pasien penderita kanker payudara namun menurutnya kanker payudara saat ini lagi merajalela di kalangan ibu-ibu.

"Kami belum mendapatkan data yang pasti, tetapi kanker payudara ini juga semakin hari semakin banyak penderitanya," katanya.

Giyai menambahkan rumah sakit yang ada di Kota Jayapura hanya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Youwari, Sentani yang memiliki alat lengkap untuk dilakukan pemeriksaan atau mendeteksi kanker payudara.

"Memang hanya ada di RSUD Youwari. Membeli alat-alat kesehatan juga bukan seperti kita membeli jagung di pasar. Kita beli alat kesehatan harus juga didukung dengan kebutuhan atau tidak memiliki SDM yang bisa mengoperasikan alat kesehatan tersebut. Selain itu, kita juga harus punyai SDM yang bisa memperbaiki kalau alat tersebut mengalami kerusakan," ujarnya.

Namun dirinya mengapresiasikan apa yang telah dilakukan pihak RSUD Youwari yang telah memiliki alat tersebut. Dan dirinya berharap beberapa rumah sakit daerah lainnya juga bisa mengambil langkah yang sama.

"Harapannya seperti itu, tetapi itu kembali lagi pada kebutuhan rumah sakit akan alat kesehatan tersebut," katanya.

Ditempat terpisah, staf BKKBN Papua, Agus Fauzi, yang intens melakukan sosialisasi terhadap bahaya kanker serviks dan kanker payudara mengatakan memang saat ini dua penyakit tidak menular tersebut tidak bisa didata dengan baik karena belum adanya kesadaran dari masyarakat untuk melakukan tes secara dini.

"Kita sudah aktif memberikan pemahaman dan juga sosialisasi terhadap dua penyakit tersebut. Namun kembali lagi kepada masyarakat, apakah masyarakat tersebut mau melakukan pemeriksaan atau tidak. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Sebanyak 19 Perawat Profesi Ners Praktek Kerja di Panti Jompo

Selanjutnya

Ini alasan mengapa pengawasan pendidikan di Sorong tidak maksimal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe