Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jawa
  3. Ratusan petani Indramayu tolak pembangunan PLTU
  • Rabu, 02 Agustus 2017 — 17:19
  • 949x views

Ratusan petani Indramayu tolak pembangunan PLTU

Alasan para petani melakukan gugatan tersebut dikarenakan PLTU itu berpotensi menjadi ancaman bagi penurunan kualitas udara yang bisa meningkatkan risiko kesehatan bagi warga sekitar, khususnya anak-anaknya.
Petani sedang memanen padi di depan PLTU Indramayu. Jubi/Detik.com
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Bandung, Jubi - Ratusan petani Kabupaten Indramayu melakukan aksi damai di depan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Rabu, dalam aksinya mereka menolak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 Indramayu yang dibangun di lahan pertanian warga.

"Pembangunan PLTU 2 telah mengurangi bahkan menghilangkan lahan mata pencaharian kami," kata salah seorang perwakilan Petani Kabupaten Indramayu, Wahyu.

Dalam aksi damai tersebut, para petani yang menjadi warga terdampak pembangunan PLTU 2 Indramayu tersebut akan mengawal sidang pertama gugatan izin lingkungan PLTU 2 Indramanyu.

"Kami sengaja datang dari indramayu hanya ingin mendengarkan dan menyaksikan langsung proses persidangan gugatan pembangunan PLTU 2," kata dia.

Alasan para petani melakukan gugatan tersebut dikarenakan PLTU itu berpotensi menjadi ancaman bagi penurunan kualitas udara yang bisa meningkatkan risiko kesehatan bagi warga sekitar, khususnya anak-anaknya.

Selain itu, para penggugat merupakan tulang punggung keluarga yang kehilangan mata pencahariannya karena lahan garapan telah dijual oleh pemilik lahan untuk pembangunan PLTU Indramayu 2 x 1000 MW.

Sementara itu, Staf advokasi WALHI Jawa Barat, Wahyudin Iwang menambahkan pencemaran laut dan udara akan bertambah setelah beroperasinya PLTU 1 Indramayu sejak tahun 2010 lalu.

Berdasarkan hasil laporan pengelolaan dan pemantauan (RKL-RPL) periode 2010-2016 PLTU 1 Indramayu eksisting tercatat setidaknya 5 logam berat telah melampaui baku mutu air laut seperti seng, tembaga, cadmium dan 1 senyawa kimia seperti fenol.

"Sementara AMDAL PLTU 2 Indramayu disusun pada tahun 2010 sebelum beroperasinya PLTU 1 Indramayu, artinya AMDAL tersebut tidak dapat lagi digunakan karena tidak bisa mewakili kondisi rona awal saat ini," kata dia. (*)
 

loading...

#

Sebelumnya

Tim kuasa hukum dan Koalisi Mario dukung PSU 

Selanjutnya

Bupati Jayapura terima penghargaan dari Koran Sindo

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe