Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Dunia
  3. Satu juta lebih anak gizi buruk di Yaman terancam Kolera
  • Rabu, 02 Agustus 2017 — 17:24
  • 721x views

Satu juta lebih anak gizi buruk di Yaman terancam Kolera

Save the Children mengatakan bahwa anak-anak di bawah usia 15 tahun, saat ini terhitung sekitar 44 persen-nya terinfeksi kasus baru dan 32 persennya tewas di Yaman, di mana perang sipil dan runtuhnya ekonomi telah mengakibatkan jutaan orang berada di ambang kelaparan.
Ilustrasi. Jubi/Inovasi Global Exchange
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Papua No. 1 News Portal I Jubi

London, Jubi - Lebih dari satu juta anak kurang gizi berusia di bawah lima tahun, di Yaman, tinggal di daerah dengan tingkat penyebaran kolera yang tinggi, badan amal Save the Children memperingatkan.

Mereka mulai mengirim lebih banyak ahli kesehatan ke daerah-daerah yang terkena dampak penyebaran kolera paling parah di negara itu.

Peningkatan aksi tanggapan muncul setelah data terbaru memaparkan bahwa epidemi kolera mematikan yang dimulai pada April 2015, telah menginfeksi lebih dari 425.000 dan membunuh hampir 1.900 orang.

Save the Children mengatakan bahwa anak-anak di bawah usia 15 tahun, saat ini terhitung sekitar 44 persen-nya terinfeksi kasus baru dan 32 persennya tewas di Yaman, di mana perang sipil dan runtuhnya ekonomi telah mengakibatkan jutaan orang berada di ambang kelaparan.

"Tragedi ini, kekurangan gizi dan kolera, mudah diobati jika anda memiliki akses terhadap perawatan kesehatan dasar," kata Tamer Kirolos, Direktur Save the Children di wilayah Yaman.

"Namun rumah sakit dan klinik telah hancur, petugas kesehatan pemerintah belum dibayar upahnya hampir setahun, dan pengiriman bantuan penting terhambat," tambahnya.

Penyakit kolera, yang penularannya disebarkan melalui konsumsi makanan atau air tercampur bakteri Vibrio cholerae, dapat membunuh dalam hitungan jam jika tidak diobati.

Wabah kolera tersebut membuat PBB mengubah penilaian.Saat ini mereka menghitung bahwa 20,7 juta warga Yaman membutuhkan bantuan, naik dari sebelumnya yang menyatakan 18,8 juta dari 28 juta jumlah penduduknya.

Oxfam telah memproyeksikan jumlah korban yang terinfeksi kolera dapat meningkat menjadi lebih dari 600.000 jiwa, menjadikan penyebaran wabah kolera terbesar dalam pendataan, dibandingkan negara manapun dalam satu tahun sejak pendataan dimulai. Melebihi Haiti pada 2011.(*)
 

loading...

#

Sebelumnya

Luksemburg berlakukan UU penambangan luar angkasa

Selanjutnya

Tembok perbatasan AS-Meksiko ancam spesies langka

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe