Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pelopor perdamaian dibekali noken dan syal
  • Rabu, 02 Agustus 2017 — 18:08
  • 357x views

Pelopor perdamaian dibekali noken dan syal

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan noken merupakan salah satu kebanggaan masyarakat Papua, untuk itu harus terus dikapitalisasi menjadi milik semua orang.
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal saat mengalungkan syal kepada anggota pramuka Papua yang akan ikut Raimuna Nasional 2017 - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua membekali para pelopor perdamaian (Pramuka) yang akan berangkat mengikuti Raimuna Nasional XI 2017 di Jakarta, sebuah noken dan syal batik Papua.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan noken merupakan salah satu kebanggaan masyarakat Papua, untuk itu harus terus dikapitalisasi menjadi milik semua orang.

"Noken sebagai simbol perdamaian, kasih sayang, persatuan di antara sesama teman-teman lainnya. Untuk itu, kalian harus bangga menjadi anak-anak Papua," kata Klemen, di Jayapura belum lama ini.

Ia tekankan, noken adalah simbol dari Papua untuk Indonesia, sehingga harus terus menerus diperkenalkan kepada dunia. 

"Saya senang menjadi orang yang selama ini mengampanyekan supaya semua menghargai noken, karena itu saya akan berikan noken dan syal motif Papua untuk semua peserta Raimuna Nasional," ucapnya.

"Ini dipakai biar ko bangga ketika berada di sana," tambahnya.

Pada kesempatan itu juga, Wagub Klemen Tinal berharap anak-anak Papua yang dipercayakan mengikuti Raimuna Nasional ketika kembali ke daerah masing-masing bisa membawa perubahan. 

"Kami harapkan ketika pulang nanti bukan hanya ada nilai-nilai perubahan dalam diri, tetapi juga pada keluarga, lingkungan di mana pun kalian beraktivitas," kata Klemen.

Dirinya mengaku sangat bangga ketika melihat anak-anak Papua dapat berkreasi dan berinovasi, karena itu sejalan dengan visi dari Pemerintah Provinsi Papua yaitu Bangkit, Mandiri dan Sejahtera, yang mana mandiri artinya mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa disuapi. 

"Kalian adalah anak-anak yang luar biasa, untuk itu harus menjadi contoh di dalam keluarga, lingkungan dan lain sebagainya. Hindari diri dari hal-hal yang tidak bermaanfaat, belajar untuk jadi pribadi yang bermanfaat bagi sendiri, sesama maupun semua orang," ucapnya.

Sementara bagi generasi Papua lainnya, Klemen Tinal berharap tetap mewujudkan Papua tanah damai, dengan melibatkan diri sebagai pelopor perdamaian dan persatuan, serta kesatuan bangsa menuju terciptanya Indonesia yang damai dalam Kesatuan Republik Indonesia secara utuh dan berkesinambungan, menuju suatu masyarakat yang bersama-sama bangkit untuk mandiri dan akhirnya semua sejahtera.

"Inilah harapan kami pemerintah dan seluruh masyarakat di Papua," tutupnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Kemenpupera siap bantu Papua bangun venue PON

Selanjutnya

Bapenda : banyak alat berat disembunyikan di kebun sawit

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe