Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Bapenda : banyak alat berat disembunyikan di kebun sawit
  • Rabu, 02 Agustus 2017 — 18:14
  • 629x views

Bapenda : banyak alat berat disembunyikan di kebun sawit

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Papua, Gerson Jitmau, mengatakan pada umumnya kontraktor yang tidak membayar pajak alat berat tersebut bergerak di sektor pertambangan, pembangunan infrastruktur jalan dan kelapa sawit. 
Ilustrasi alat berat - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Menurut Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Papua, banyak kontraktor yang menyembunyikan alat berat di perkebunan kepala sawit. Hal ini dilakukan untuk menghindari pembayaran pajak.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Papua, Gerson Jitmau, mengatakan pada umumnya kontraktor yang tidak membayar pajak alat berat tersebut bergerak di sektor pertambangan, pembangunan infrastruktur jalan dan kelapa sawit. 

"Kami akan menahan izin kontraktor yang terbukti tidak membayar pajak alat berat yang beroperasi di Papua," kata Gerson kepada wartawan, di Jayapura, Rabu (2/8/2017).

Menurut ia, pihaknya sudah membentuk tim pembina Samsat yang di dalamnya terdapat pihak kepolisian dan kejaksaan, yang bertugas untuk menelusuri pemilik alat berat yang tidak membayar pajak di lapangan.

"Tim yang diketuai oleh Sekda Papua tersebut berkantor di Lantas Polda, mereka akan mendata para kontraktor yang tidak membayar pajak," ucapnya.

Menanggapi itu, Gerson mengimbau para pimpinan perusahaan untuk patuh dan taat dalam membayar pajak alat berat. Sebab pemerintah akan memberikan sanksi tegas bagi setiap wajib pajak yang enggan membayar.

Hal ini ujar ia, sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan daerah. Maka pajak alat berat harus ditingkatkan dengan cara turun langsung ke lapangan dengan melakukan pendataan.

"Jangan hanya mengeruk potensi alam di Papua saja, namun sebaiknya pihak perusahaan yang berinvestasi bisa memenuhi kewajibannya untuk membayar pajak termasuk alat berat," kata Gerson.

"Izin kami bisa tahan sampai yang bersangkutan membayar pajak. Untuk itu saya mengimbau kepada kontraktor yang mempunyai alat berat supaya segera membayar pajaknya," tambahnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty meminta Bapenda Papua untuk meningkatkan kinerja, khususnya dalam hal pungutan pajak.

"Sekecil apa pun nilai pajak harus tetap dipungut, diterima dan dikelola secara baik," kata Elia

Disamping itu, dirinya juga mengimbau para wajib pajak untuk tidak lupa membayar pajak sesuai aturan yang berlaku, apalagi saat ini untuk membayar pajak masyarakat tidak harus datang ke kantor Samsat.  

"Sekarang untuk membayar pajak, masyarakat cukup datang ke Bank Papua yang mana sudah bermitra dengan Samsat dalam hal pembayaran pajak," tutupnya. (*)

Sebelumnya

Pelopor perdamaian dibekali noken dan syal

Selanjutnya

Elia Loupatty : pendapatan Samsat di Papua cukup baik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe