Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Solomon deklarasikan taman nasional di lokasi pertempuran Perang Dunia ke II
  • Rabu, 02 Agustus 2017 — 19:36
  • 1703x views

Solomon deklarasikan taman nasional di lokasi pertempuran Perang Dunia ke II

Bloody Ridge, dekat Honiara, Kepulauan Salomon. - Photo Supplied/ Terry Allen
RNZI
Editor : Yuliana Lantipo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Salah satu situs kunci selama Pertempuran Guadalcanal selama lima bulan di Kepulauan Solomon akan dideklarasikan sebagai taman nasional, minggu depan.

Ini adalah salah satu dari beberapa peristiwa penting selama peringatan 75 pertarungan bersejarah Perang Dunia Ke II

Sekitar 1000 tentara tewas di Bloody Ridge, areal perbukitan yang oleh pemerintah Solomon disebut sebagai salah satu situs paling penting pada Perang Dunia ke II.

Sir Bruce Saunders, dari Perintis Pramuka dan Penjaga Pantai Selandia Baru, yang merupakan salah satu penyelenggara acara peringatan tersebut, mengatakan Bloody Ridge bersebelahan dengan bandara Henderson Field. Bandara ini disebut menjadi hadiah utama yang dicari dalam pertempuran tersebut.

"Di sinilah orang Jepang datang dari pedalaman dan berusaha dorong marinir keluar dari perbukitan dan jika mereka berhasil maka mereka akan mengambil alih bandara. Jadi, daerah ini akan dinyatakan sebagai taman nasional yang kemudian akan dikembangkan dan menjadi ikon sejarah perang Kepulauan Solomon. Dan setiap tahun mereka menyatakan hari itu sebagai hari perdamaian, persatuan dan kebebasan," kata Saunders, seperti dikutip dari Radio New Zealand, Rabu (2/8/2017).

Sekretaris Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Andrew Nihopara, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan negosiasi dengan pemilik tanah adat dan mengadakan upacara adat pemberian hadiah "Chupu". (*)

loading...

Sebelumnya

FLNKS-Kanaky gelar kampanye nasional, siap referendum tahun depan

Selanjutnya

Kepala adat melarang penjualan alkohol di Pulau Misteri di Vanuatu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe