Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Ribuan ikan hasil tangkapan nelayan Distrik Waan terpaksa dibuang
  • Kamis, 03 Agustus 2017 — 11:01
  • 743x views

Ribuan ikan hasil tangkapan nelayan Distrik Waan terpaksa dibuang

Ribuan ikan hasil tangkapan nelayan asli Papua di Distrik Waan Kabupaten Merauke terpaksa dibuang atau dikuburkan karena sulit dipasarkan dan keterbatasan tempat penampungan. Nelayan juga tidak bisa membuat ikan asin karena sulit mendapatkan garam.
Ikan hasil tangkapan nelayan di Distrik Wana yang dibuang – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi – Ribuan ikan hasil tangkapan nelayan di Distrik Waan Kabupaten Merauke terpaksa dibuang atau dikuburkan karena sulit dipasarkan dan keterbatasan tempat penampungan. Nelayan juga tidak bisa membuat ikan asin karena sulit mendapatkan garam.

“Kami hanya mengambil gelembungnya saja. Tidak ada tempat penampungan. Ikannya dibuang atau dikuburkan warga setempat, lantaran jumlahnya ribuan. Jenisnya macam-macam, antara lain kakap dan mubara,” kata Abukasim Maswatu kepada Jubi, Rabu (2/8/2017).

Seorang nelayan Distrik Waan, Abukasim mengatakan setiap hari masyarakat di beberapa kampung di Distrik Waan melepas pukat dan hasil tangkapannya bisa mencapai puluhan ton. Namun ikan-ikan itu sulit dijual.

“Tidak ada yang bisa menampung ikan hasil tangkapan kami. Susah jualnya. Satu satunya jalan, setelah gelembung diambil, ikannya dibuang atau dikuburkan,” katanya.

Abukasim mengatakan tidak tahu seperti apa program Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Merauke. Selama ini tak pernah ada pejabat datang di kampung di Waan untuk melihat hasil tangkapan para nelayan.

“Beberapa waktu lalu saya sempat ke Kabupaten Kaimana dan disana ada perusahan siap membeli.  Mereka mengirim kapalnya mengambil ikan dari masyarakat di Waan. Tapi Cuma sekali saja tak ada kelanjutan sampai sekarang,” katanya.

Hal serupa disampaikan nelayan lainnya, Sofyan Siregar. Potensi ikan di Distrik sangat melimpah. Persoalan ada di pemasaran dan penyimpanan hasil tangkapan.

“Kami tidak bisa mengeringkan dan membuat ikan asin karena sulit mendapatkan garam,” katanya. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Inilah Alasan Mengapa Pelintas batas PNG tak diizinkan masuk Sota Sabtu dan Minggu

Selanjutnya

DPD KNPI Merauke versi Esau Hombore gelar rakerda

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe