Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Berkah banjir, anak-anak ini dapat ratusan ribu setiap hari
  • Kamis, 03 Agustus 2017 — 14:51
  • 708x views

Berkah banjir, anak-anak ini dapat ratusan ribu setiap hari

Banjir, tak selalu dianggap sebagai musibah. Bagi David (12) dan beberapa rekannya, banjir adalah berkah bagi mereka. Dengan dua perahunya, mereka membantu warga yang ingin menyeberang. Dalam sehari, David dan teman-temannya bisa membawa pulang uang hingga Rp 400 ribu.
David dan rekan-rekannya sedang mengoperasikan dua perahunya. Mereka sedang menunggu warga yang hendak menyeberang ke Bobaigo - Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,


Paniai, Jubi - Banjir, tak selalu dianggap sebagai musibah. Bagi David (12) dan beberapa rekannya, banjir adalah berkah bagi mereka. Dengan dua perahunya, mereka membantu warga yang ingin menyeberang. Dalam sehari, David dan teman-temannya bisa membawa pulang uang hingga Rp 400 ribu.

Untuk bisa melintasi jalan yang terendam banjir akibat meluapnya air danau Paniai, tepatnya di kampung Bobaigo, warga harus rela membayar Rp 5 ribu untuk naik perahu.

“Untuk menyebrang dari pertigaan ke Bobaigo harusmenggunakan perahu, bayar Rp 5 ribu per orang,” kata Josias Yogi, warga Kogekotu, Distrik Paniai Timur, Rabu, (3/8/2017).

Seperti dituturkan Yogi, setiap musim hujan wilayahnya kerap banjir. Selain akibat curah hujan yang tinggi, penyebab lain karena banyaknya penebangan pohon dan banyaknya bermuara ke danau Paniai.

“Sementara pembuangannya hanya melalui sungai Yawei. Jalan yang dibangun antara Enarotali ke Dagouto juga sedikit menutup air kali di lembah Weya,” kata Yogi.

Banjir menjadi peluang bagi David (12) dan beberapa kawannya untuk mengais rejeki. Dia dan empat rekannya sejak 22 Juli membantu warga sekitar yang hendak menyeberang dengan menggunakan dua perahu.

"Satu orang bayar Rp 5 ribu. Hampir tiap hari kami layani puluhan orang. Kebanyakan beli makanan di pasar," katanya.

David menambahkan jika dihitung tiap hari mereka bisa mendapat  Rp 400 ribu.

"Saya biasa kasih ke mama supaya beli makanan karena kami punya kebun juga terendam air. Juga untuk beli baju," ucapnya. (*)

https://ssl.gstatic.com/ui/v1/icons/mail/images/cleardot.gif

loading...

Sebelumnya

Ribuan ikan hasil tangkapan nelayan Distrik Waan terpaksa dibuang

Selanjutnya

Bulog Klaim Stok Gula Aman

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2997x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1174x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1152x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe