TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kapolda Papua: anggota dibekali peluru karet dan tajam
  • Jumat, 04 Agustus 2017 — 14:33
  • 764x views

Kapolda Papua: anggota dibekali peluru karet dan tajam

"Senjata aparat itu sudah disita. Itu sudah dilakukan. Mengenai peluru tajam, petugas itu punya dua peluru, peluru karet dan peluru tajam. Yang terpenting, legalitas penggunaannya. Sah atau tidak. Dapat dipertanggungjawabkan atau tidak," katanya kepada wartawan usai gelar pasukan di lapangan Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Jumat (4/8/2017).
Selongsong peluru tajam yang ditemukan di lokasi - Dok. Jubi 
Arjuna Pademme
[email protected]
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar menyatakan, dalam bertugas anggota Polri dibekali dua jenis peluru yakni peluru karet dan tajam.

Hal itu dikatakan Boy Rafli terkait penembakan beberapa warga sipil di Kampung Oneibo, Distrik Tigi Kabupaten Deiyai, 1 Agustus 2017, yang diduga dilakukan anggota Brimob dan polisi. 

"Senjata aparat itu sudah disita. Itu sudah dilakukan. Mengenai peluru tajam, petugas itu punya dua peluru, peluru karet dan peluru tajam. Yang terpenting, legalitas penggunaannya. Sah atau tidak. Dapat dipertanggungjawabkan atau tidak," katanya kepada wartawan usai gelar pasukan di lapangan Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Jumat (4/8/2017).

Menurutnya, senjata dan peluru melekat kepada anggota Polri. Dalam undang-undang, dibenarkan polisi membawa senjata. Namun masalahnya dalam legal aspek, benar atau tidak penggunannya. "Itu yang harus dicari tahu. Ada dua peluru yang dibekali tajam dan karet. Jadi fakta yang ditemukan nanti yang akan menarik kesimpulan," ujarnya.

Katanya anggota Polri yang terkait harus diperiksa, baik itu anggota Brimob maupun anggota Polsek Tigi yang ketika itu berada di lokasi. 

"Masyarakat juga perlu dimintai keterangan. Kami berikan waktu kepada tim pencari fakta agar mencari fakta secara objektif. Mencari kebenaran berdasarkan fakta bukan karena asumsi. Sudah kurang lebih tujuh orang diperiksa dari kemarin," katanya.

Penting lanjut Boy, meminta keterangan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian dan masyarakat untuk mengetahui kenapa peristiwa ini terjadi. 

"Ini bukan tiba-tiba. Ada sebab ada akibat. Ada aturan hukum yang berlaku, pidana umum, aturan hukum yang berkaitan dengan tindakan kepolisian," imbuhnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Kapolda Papua minta maaf kepada keluarga korban Deiyai

Selanjutnya

Saksi sebut penembakan atas perintah Kapolsek Tigi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat