Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Kasatker PU: Jalan Lingkar Arar rusak, itu tanggung-jawab kontraktor
  • Jumat, 04 Agustus 2017 — 14:42
  • 871x views

Kasatker PU: Jalan Lingkar Arar rusak, itu tanggung-jawab kontraktor

Kepala Jalan Nasional  Wilayah II  Sorong Kementrian Pekerjaan Umum  (PU),  Wijayanto,  menegaskan  peningkatan struktur Jalan Sorong – Pelabuhan Arar dan gorong-gorong  yang saat ini terjadi kerusakan di beberapa titik menjadi tanggung-jawab kontraktor  pemenang tender. Pemeliharaan selama 3 tahun dari  masa kerja menjadi tanggung-jawab kontraktor.
Kondisi jalan yang rusak – Jubi/Niko MB
Niko MB
ness@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sorong, Jubi – Kepala Jalan Nasional  Wilayah II  Sorong Kementrian Pekerjaan Umum  (PU),  Wijayanto,  menegaskan  peningkatan struktur Jalan Sorong – Pelabuhan Arar dan gorong-gorong  yang saat ini terjadi kerusakan di beberapa titik menjadi tanggung-jawab kontraktor  pemenang tender. Pemeliharaan selama 3 tahun dari  masa kerja menjadi tanggung-jawab kontraktor.

Hal itu disampaikan Wijayanto menanggapi beberapa keluahan soal struktrur badan jalan yang rusak karena seringnya dilewati kendaraan berat seperti dump truck dan logging.

Dirinya menegaskan seharusnya soal kerusakan dan kualitas pekerjaan adalah tanggung-jawab PT. Karya Utama Persada (KUP) sebagai kontraktor yang mengerjakan proyek itu.

“Kalau tidak salah proyek itu dikerjakan tahun 2015. Saya belum masuk. Tapi setahu saya itu tanggung-jawab PT yang mengerjakannya karena sampai sekarang masih dalam tahap pemeliharaan. Tahap pemeliharaan selama dua tahun masih menjadi kewajiban kontraktor,“ katanya, saat dihubungi Jubi, Kamis (3/8/17).

Sementara, Direktur PT. Karya Utama Persada, Eberd, belum bisa dikonfirmasi. Sepanjang hari Kamis (3/8) Jubi mendatangi kantornya hingga tiga kali namun belum bisa bertemu. Saat dihubungi via telpon, yang bersangkutan juga tidak merespon.

Sebelumnya, Rahman Kabes, Sekretaris LSM Barisan Rakyat Peduli Nusantara (BARAPEN), yang turut meninjau lokasi, merasa prihatin dengan kondisi jalan yang merupakan akses  masyarakat agar bisa melakukan aktivitasnya.

“Kalau dilihat dari kondisi jalan yang rusak diduga pengerjaannya tidak sesuai dengan SPEK,BQ dalam kontrak ,” tambah Rahman.

Rahman juga minta kepada PPK 04 Pelaksanaan Jalan Nasional, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Prov. Papua Barat (Sorong) agar harus melakukan pengawasan serius dalam setiap proses pembangunan dan perbaikan jalan.

Menurutnya, sistem pengawasan yang maksimal dapat memberikan pengaruh positif bagi kualitas pembangunan dan perbaikan jalan. Sebaliknya, proses pembangunan dan perbaikan jalan bila dibiarkan tentunya kualitasnya sangat buruk.

“Kita minta harus ada pengawasan supaya kualitas pekerjaannya itu bisa baik,” ujarnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Ini alasan mengapa pengawasan pendidikan di Sorong tidak maksimal

Selanjutnya

Hanya Tiga Perusahaan Sawit di Tanah Papua yang Kantongi Sertifikat ISPO

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe