Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Saksi sebut penembakan atas perintah Kapolsek Tigi
  • Jumat, 04 Agustus 2017 — 16:09
  • 1770x views

Saksi sebut penembakan atas perintah Kapolsek Tigi

“Kapolesk Tigi harus tanggung jawab nyawa adik Yulianus Pigai. Dia harus dicopot dari jabatan dan masukan ke dalam penjara seumur hidup sesuai dengan fakta yang terjadi,” tegas Yopi.
Kapolsek Tigi, N. Raini ketika berada di bandara Waghete saat antar empat korban yang dirujuk ke RSUD Nabire, Rabu, (2/8/2017) – Jubi/Abeth You 
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi:

Deiyai, Jubi – Terjadinya penembakan brutal terhadap belasan warga di Kampung Oneibo, Deiyai, yang menewaskan Yulianus Pigai, karena terkena peluru kaliber PIN 5,56 bersama empat korban lainnya yang dirujuk ke RSUD Nabire, diduga merupakan perintah dari Kapolsek Tigi, N. Raini.

Menurut saksi, NP, Kapolsek Tigi membawa personel kepolisian dan Brimob ke tempat kejadian atas panggilan pimpinan PT. Putra Dewa Paniai.

“Yang datang waktu itu Kapolsek Tigi, Raini, dengan anggotanya bersama Brimob. Setelah tiba Kapolsek perintahkan tembak. Saya lihat dan saksikan sendiri,” ungkap NP, seorang saksi mata kepada Jubi di Waghete, Jumat, (4/8/2017). 

Setelah diperintahkan, menurut dia, bunyi letusan senjata berentetan sehingga warga banyak yang terkena tembakan.

“Waduh, saat itu bunyi senjata macam air yang mengalir. Sangat lancar dan kencang,” katanya.

“Mereka ukur itu pas-pas laki-laki, terutama anak-anak muda. Tembaknya bukan ke arah langit, tapi lurus ke orang. Jadi, terjadi itu murni Kapolsek. Kalau dia tidak perintah mana mungkin anak buahnya lakukan penembakan. Jadi, kematian Yulianus dan beberapa orang yang luka-luka ini merupakan bukti perintah dari si Raini,” tutur NP.

Yopi Douw, tokoh pemuda Deiyai menegaskan, segera pidanakan pimpinan Polsek Tigi sesuai kode etik kepolisian dan aturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.

“Kapolsek Tigi harus tanggung jawab nyawa adik Yulianus Pigai. Dia harus dicopot dari jabatan dan masukkan ke dalam penjara seumur hidup sesuai dengan fakta yang terjadi,” tegas Yopi.

Ia menambahkan, pihaknya memiliki bukti foto saat terjadi  tindak kekerasan di tempat kejadian, sehingga tidak perlu banyak alasan untuk mengulur-ulur waktu dalam proses hukum.

Terpisah, Pastor Dekan Dekenat Paniai, Pater Marthen E. Kuayo menegaskan, siapa pun dia yang menjadi pelaku, nuraninya akan "mendidih" seumur hidup.

“Kalau tidak sampai pengadilan pun, nuraninya akan mendidih terus menerus, bahkan terjadi kekacauan karena tidak berhati-hati dalam penanganan masalah di tengah masyakat,” katanya seraya mengutuk keras pelaku penembakan tersebut. (*)     

loading...

Sebelumnya

Kapolda Papua: anggota dibekali peluru karet dan tajam

Selanjutnya

OAP dibunuh, pejabat sembunyi muka, pertanda apakah?

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe