Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Bupati Nabire: pelajar dan mahasiswa, tinggalkan ponsel kembali ke buku
  • Jumat, 04 Agustus 2017 — 20:01
  • 616x views

Bupati Nabire: pelajar dan mahasiswa, tinggalkan ponsel kembali ke buku

Dikatakan Yeri, perkembangan teknologi informasi saat ini membuat semua orang, terutama anak sekolah dan mahasiswa, mulai meninggalkan minat membaca.
Kabag Humas Pemkab Nabire, Yermias Degei di ruang kerjanya - Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Nabire, Jubi –  Berkenaan dengan tahun ajaran baru, Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, mengimbau kepada seluruh pelajar dan mahasiswa di daerahnya, agar penggunaan ponsel diperuntukkan sebagai alat komunikasi saja.

Hal tersebut dikatakan Bupati Nabire melalui Kabag Humas, Yermias Degei, di ruang kerjanya, Kamis (3/8/16).

"Bukan untuk internet dan hal-hal lain yang dapat merugikan. Di tahun ajaran baru tinggalkan ponsel dan mulai kembali ke buku," katanya.

Dikatakan Yeri, perkembangan teknologi informasi saat ini membuat semua orang, terutama anak sekolah dan mahasiswa, mulai meninggalkan minat membaca.

"Budaya membaca buku sudah tidak ada. Kebanyakan anak sekolah dan mahasiswa kerja tugas harus di internet, sementara tidak semua informasi disediakan di sana," katanya.

Tambahnya, seharusnya pelajar merujuk pada sumber-sumber resmi  seperti buku yang ada di perpustakaan,  atau kepada guru dan dosen.

"Itu sumber ilmu resmi," sampainya.

Dikatakannya, pelajar dan mahasiswa dalam menggunakan ponsel, seharusnya untuk kepentingan komunikasi saja.

"Kalau untuk kepentingan belajar harus kembali ke buku. Tidak semua di internet itu benar, bahkan banyak hal di luar pelajaran yang ada di sana seperti facebook dan sebagainya. Jadi kalau ke sekolah hanya untuk belajar, jangan main ponsel dan internetan," katanya.

Orangtua juga diimbau, harus berani mengajarkan dan tanamkan kepada anak untuk giat membaca.

"Jangan biarkan anak main ponsel terus. Atur jam belajarnya, jam makannya. Kapan anak harus main ponsel, kapan belajar dan kapan waktu istirahat," katanya.

Terpisah, Yeni, seorang ibu rumah tangga, mengapresiasi imbauan bupati tersebut.

"Saya sangat mengapresiasi imbauan ini, dan seharusnya kami sebagai ibu dan orangtua harus bisa membagi waktu anak-anak," sampainya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Siapkan 16 ribu liter, Pertamina uji coba Dexlite di Kota Jayapura

Selanjutnya

Berbagai kerajinan seni ditampilkan di pameran budaya Jayawijaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe