Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. PBB temukan kuburan massal di Mali
  • Minggu, 06 Agustus 2017 — 15:40
  • 961x views

PBB temukan kuburan massal di Mali

Misi PBB yang dikenal juga sebagai MINUSMA, telah menyelidiki laporan adanya pelanggaran hak asasi manusia, termasuk di desa Anefis, sekitar 100 kilometer sebelah barat daya dari kota Kidal.
Bekas kelompok pemberontak Tuareg melakukan pertemuan di Ouagadougou, Burkina Faso 2016 lalu. Jubi/VOA Indonesia.
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Dakar, Jubi - Misi Perdamaian PBB menemukan kuburan massal di wilayah Mali utara yang dilanda konflik antara kelompok-kelompok yang bersaing, kata misi tersebut pada Sabtu (05/08/2017).

Pertarungan antara kelompok Tuareg semakin meningkat beberapa minggu belakangan ini di wilayah utara, mengancam gagalnya kesepakatan perdamaian 2015.

Misi PBB yang dikenal juga sebagai MINUSMA, telah menyelidiki laporan adanya pelanggaran hak asasi manusia, termasuk di desa Anefis, sekitar 100 kilometer sebelah barat daya dari kota Kidal.

"Sedangkan untuk Anefis, regu dapat melakukan pengamatan di lokasi keberadaan kuburan individu dan kuburan massal, namun tidak dapat memastikan pada tahap ini, baik untuk jumlah orang yang dikuburkan atau penyebab kematian mereka," kata MINUSMA dalam pernyataan.

Sejauh ini, dipastikan terjadi 34 kasus pelanggaran hak asasi di daerah itu, termasuk "pemaksaan" terhadap minoritas. Kaum minoritas juga terlibat dalam pertempuran baru-baru ini.

Sebuah pemberontakan oleh kelompok Tuareg pada 2012, menciptakan kekosongan kekuasaan di Mali utara, wilayah yang pernah menjadi tujuan terkenal bagi para wisatawan petualang.

Setahun kemudian, mantan penguasa kolonial Prancis melakukan campur tangan di sana untuk mengusir pemberontak dan berjuang untuk menstabilkan negara itu.(*)


 

 

loading...

#

Sebelumnya

Tembok perbatasan AS-Meksiko ancam spesies langka

Selanjutnya

Diancam ditutup, Al Jazeera akan lawan Israel

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe