Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Pemda Jayawijaya bina 42 kelompok perikanan air tawar
  • Minggu, 06 Agustus 2017 — 15:46
  • 540x views

Pemda Jayawijaya bina 42 kelompok perikanan air tawar

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Perikanan Kabupaten Jayawijaya telah mendata dan membina sebanyak 42 kelompok usaha perikanan air tawar yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
Wakil Bupati Jayawijaya dalam suatu kesempatan memanen ikan air tawar - Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Perikanan Kabupaten Jayawijaya telah mendata dan membina sebanyak 42 kelompok usaha perikanan air tawar yang ada di Kabupaten Jayawijaya.

“Kelompok usaha yang ada dan telah terdaftar di Dinas Perikanan Kabupaten Jayawijaya sudah sebanyak 42 kelompok usaha, namun semuanya masih dalam skala yang kecil,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Jayawijaya, Lamberth Hesegem, kepada wartawan di Wamen, Selasa (1/8/2017) pekan lalu.

Menurutnya, untuk hal ini pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk lebih menggiatkan dan mengembangkan usaha perikanan air tawar di Kabupaten Jayawijaya.

Dari 42 usaha kelompok perikanan air tawar yang ada, katanya, 30 kelompok diantaranya akan diberikan bantuan berupa alat kerja khusus bagi kelompok perikanan, dan semuanya itu akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Sudah ada 30 kelompok yang dapat bantuan untuk tahun 2017. Jadi setelah mengikuti pelatihan kita langsung berikan bantuan bibit. Kalau peralatan kita mungkin dalam waktu dekat sudah diserahkan," katanya.

Dikatakannya, Dinas Perikanan mendapat dukungan yang baik sehingga pihaknya akan terus mendorong agar pengembangan kolam ikan air tawar dan kelompok usahanya dapat berkembang.

"Kami juga mendorong untuk petani ikan supaya kalau mau buka areal, jangan satu-dua kolam saja, itu tidak ada dampak untuk mereka rasakan. Jadi harus buka 10-20 kolam dalam satu areal," katanya.

Untuk pembudidayaan yang saat ini dilakukan kelompok usaha perikanan, Lambert mengakui semua kelompok usaha masih menggunakan cara tradisional, namun beberapa diantaranya sudah dikatakan mampu mengelola dengan baik.

Sementara Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon R Banua, menyakatakan jika pemerintah akan terus membenahi dan membuka jalan yang menghubungkan kampung-kampung ini dengan pusat kota, sehingga masyarakat bisa jual hasil budi daya ikan air tawar ke pusat kota.

Jhon Banua menuturkan pimpinan daerah juga telah memerintahkan dinas terkait untuk memberikan perhatian baik berupa pemberian bibit ikan maupun pembehanan kolam-kolam ikan bagi kelompok yang ingin maju.

"Air disini bagus dan hasil panen yang dilakukan masyarakat cukup bagus. Usaha masyarakat ini yang perlu kita tingkatkan, terutama bagi mereka yang mau bekerja. Saya minta SKPD terkait untuk lebih fokus kepada kelompok pembudi daya ikan air tawar ini," katanya.

Untuk itu ia mengajak masyarakat pembudi-daya ikan untuk membuka kolam pemancingan umum sebagai salah satu tempat tamasya bagi warga ketika berlibur.

"Di sini sudah ada kelompok yang membuat kolam pemancingan umum dan mereka sudah mendapat penghasilan dari usaha itu. Kami harap kegiatan positif ini ditingkatkan terus. Khusus untuk kolam yang kita panen ini, tahun 2017 pemerintah akan perbaiki kolam tersebut," katanya. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Festival Budaya Lembah Baliem 2017 dibuka Selasa Pekan Depan

Selanjutnya

Bupati Jayawijaya minta BPJS kesehatan lebih giat sosialisasikan program ke masyarakat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe