Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Ondoafi: aneh, kandidat yang minta PSU tapi tolak PSU 
  • Minggu, 06 Agustus 2017 — 17:34
  • 433x views

Ondoafi: aneh, kandidat yang minta PSU tapi tolak PSU 

"Kalau pihak yang digugat atau dilaporkan yang menolak PSU, itu wajar. Tapi ini pihak yang melapor, tapi menolak PSU. Padahal awalnya mereka meminta PSU. Saya pikir ini aneh," kata Kaway pekan lalu.
Pelaksanaan pemungutan suara di Kabupaten Jayapura, 15 Februari 2017 lalu - Dok. Jubi 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Salah satu ondoafi di Kabupaten Jayapura, Papua, Orgenes Kaway, merasa aneh dengan sikap tiga kandidat kepala daerah setempat yang menolak PSU.

Ia mengatakan, para kandidat kepala daerah itu yang melaporkan berbagai dugaan pelanggaran kepada panwaslu dan menuntut pelaksanaan PSU. Sengketa pilkada Kabupaten Jayapura pun sampai kepada DKPP dan lembaga tersebut memerintahkan KPU Papua, melaksanakan PSU menggantikan KPUD Kabupaten Jayapura.

"Kalau pihak yang digugat atau dilaporkan yang menolak PSU, itu wajar. Tapi ini pihak yang melapor, tapi menolak PSU. Padahal awalnya mereka meminta PSU. Saya pikir ini aneh," kata Kaway pekan lalu.

Katanya, jadwal PSU, 9 Agustus yang telah ditetapkan KPU Papua tak mungkin lagi diundur atau ditunda, kecuali ada hal darurat. Semua pihak, terutama para kandidat harus menyukseskan pelaksanaan PSU. 

"Jangan lagi ada komenter-komentar. Waktu terus berjalan dan kabupaten ini perlu pembangunan," ujarnya.

Katanya, siapa pun pasangan calon kepala daerah yang menang dalam PSU nantinya, pasangan calon lainnya harus menerima. Itulah pilihan masyarakat.

"Yang kalah harus terima kekalahan. Hormati kandidat yang menang, karena kekalahan adalah kemenangan yang tertunda. Jangan lagi ada gerakan tambahan. Kalau belum memimpin sudah begitu, apalagi kalau sudah memimpin," katanya.

Anggota Komisi I DPR Papua bidang politik, hukum dan HAM, Laurenzus Kadepa mengatakan, semua pihak harus menyukseskan pelaksanaan PSU Kabupaten Jayapura.

"PSU Kabupaten Jayapura harus bebas dari intervensi siapa pun dan pihak manapun. Jangan lagi ada hal-hal yang dapat mengganggu pelaksanaan PSU Jayapura," kata Kadepa. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

DPR Papua akan kirim tim investigasi ke Deiyai

Selanjutnya

DAP dan aktivis HAM: Kapolda, Kapolres dan Kapolsek harus dicopot

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe