Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Diduga korupsi, Mahasiswa Yahukimo minta Mendagri copot Bupati Abock Busup  
  • Minggu, 06 Agustus 2017 — 19:05
  • 1723x views

Diduga korupsi, Mahasiswa Yahukimo minta Mendagri copot Bupati Abock Busup  

Ratusan  mahasiswa asal Kabupaten Yahukimio yang tengah menempuh pendidikan di Jakarta, Bogor, dan Bali  melakukan demo di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Bupati Yahukimo, Abock Busup. Mereka minta Mendagri mencopot sang bupati.
Koordinator demo mahasiswa Yahukimo di KPK dan Kemendagri, Albert Pahabol, saat menyerahkan pernyataan sikap kepada perwakilan  KPK di Jakarta – Jubi/IST
David Sobolim
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura Jubi - Ratusan  mahasiswa asal Kabupaten Yahukimio yang tengah menempuh pendidikan di Jakarta, Bogor, dan Bali  melakukan demo di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Bupati Yahukimo, Abock Busup. Mereka minta Mendagri mencopot sang bupati.

Koordinator lapangan demo,  Albert Pahabol,  kepada Jubi melalui telepon selulernya, Kamis (3/8/2017) pekan lalu, mengatakan  sejak dilantiknya 15 April 2015 sampai Juli 2017, Bupati Abock Busup dinilai gagal dalam bekerja karena melenceng dari visi dan misi seperti yang disampaikan saat kampanye.

Ada berbagai masalah yang hinggi kini belum diselesaikan, antara lain pembangunan fisik, pengembangan sumber daya manusia,  dan pelayanan publik.  

“Dalam melaksanakan tanggung-jawabnya, Bupati tidak menjalankan kepemimpinannya sesuai sumpah janji saat pelantikan,” kata Albert Pahabol.

Menurutnya, berdasarkan peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 78 tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Bupati Yahukimo dinilai belum bekerja berdasarkan PP tersebut.

Masih menurut Albert Pahabol, dalam demonya mahasiswa menyampaikan beberapa poin penting kepada KPK. Antara lain, KPK diminta turun ke Yahukimo untuk mengaudit dana APBD Kabupaten Yahukimo dan menangkap Bupati Abock Busup.

Bupati Yahukimo diduga korupsi dana APBD Yahukimo.  Dari total anggaran pendidikan yang disahkan DPRD Yahukimo sebesar Rp 15 miliar, hingga kini dana beasiswa hanya Rp 8 miliar. Sisa anggaran sekitar Rp 7 milliar gak jelas penggunaannya.

“Kami juga ke Kantor Kemendagri untuk minta Mendagri segera mencopot Bupati Yahukimo. Mendagri turun ke Yahukimo, melihat langsung sistem pemerintahan yang dijalankan Bupati yang kami nilai sudah keluar dari aturan,  menempatkan pegawai tidak sesuai dengan kepangkatan dan banyak yang belum memahami tupoksinya,” katanya.

Ketua Komunitas Mahasiswa Yahukimo di Jawa-Bali, Jimi Womby, mengatakan telah bertemu dengan perwakilan Kemendagri dan menyampaikan pernyataan sikap yang dibuat para mahasiswa. Pihak Kemendagri berjanji akan menindaklanjuti apa di sampaikan mahasiswa Yahukimo.

“Anggaran yang dialokasikan untuk pendidikan sebesar Rp 15 miliar mulai dari SD sampai jengang S-3.  Yang kami terima saat ini, untuk S-3 hanya Rp 4 juta, S-2 Rp 2 juta, dan S-1 Rp 1,5 juta.  Dana sebesar Rp 15 miliar itu yang disahkan melalui sidang ABPD tetapi sebagian uangnya kemana kita tidak tahu,”kata Jimi Womby. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Guru kontrak tulis buku untuk bangun taman bacaan masyarakat

Selanjutnya

Pemda Yahukimo telah salurkan Rp11,1 M dana pendidikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe