Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Pemda Yahukimo telah salurkan Rp11,1 M dana pendidikan
  • Minggu, 06 Agustus 2017 — 20:40
  • 1385x views

Pemda Yahukimo telah salurkan Rp11,1 M dana pendidikan

IST- Bupati Abock Busup, MA, saat mengambil kebijakan untuk menyerahkan langsung dana desa kepada para kepala desa, lantaran aparat pemerintahan kampung belum memiliki rekening di bank. - Jubi doc
Yuliana Lantipo
yuliana_lantipo@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi – Pemerintah Daerah Yahukimo, memastikan dana bantuan pendidikan tahun anggaran 2017 senilai Rp11,1 Miliar lebih untuk 4.776 orang yang tersebar di 20 kota studi di Papua dan luar Papua, telah disalurkan melalui rekening mahasiswa dan sebagian diambil langsung oleh semua ketua korwil dari masing-masing kota pendidikan. 

Bupati Abock Busup, MA, mengatakan pencairan dana pendidikan tahun ini sudah dicairkan sejak April-Mei 2017. 

“Kita sudah salurkan sesuai aturan yaitu langsung melalui rekening mahasiswa mulai bulan April. Dan, awal Mei, sebagian dana Rp7,5 miliar itu langsung diambil ketua-ketua korwil, mereka berurusan langsung di bagian keuangan terima cash karena alasan banyak mahasiswa tidak punya nomor rekening,” kata Bupati melalui pesan singkatnya kepada Jubi, Minggu (6/8/2017).

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yahukimo, Nelson Kabak, menjelaskan, pihaknya menyalurkan dana berdasarkan data mahasiswa yang masuk ke instansinya dan sudah melakukan pengecekan. Meski, katanya, masih saja ada mahasiswa yang mengaku belum memiliki rekening tabungan di bank, padahal itu sudah keharusan.

“Memang di DPAnya itu anggarannya ada di Sekda. Kami di dinas hanya mengumpulkan data lalu menyampaikan ke keuangan sebagai pengguna anggaran bantuan mahasiswa,” jelas Nelson via selulernya, Minggu malam.

“Kami buat berapa yang punya nomor rekening, lalu berapa yang tidak punya rekening dari berbagai kota studi. Yang punya rekening ya disalurkan…kalau tidak akurat yang dikembalikan. Yang tidak masuk ke rekening itu yang lalu disalurkan sendiri oleh ketua-ketua korwil. Jadi, setelah diambil awal Mei itu, ketua korwilnya yang serahkan ke mahasiswanya masing-masing,” lagi katanya.

Nelson Kabak kembali mengimbau agar setiap mahasiswa membuka nomor rekening bank untuk memudahkan semua pihak, baik mahasiswa maupun pemerintah, dalam penyaluran bantuan tersebut.

“Kedepan, harapan kami, agar mahasiswa yang tidak punya rekening bank itu harus buka rekening. Wajib miliki nomor rekening dan diserahkan foto copynya sesuai nama mahasiswa. Itu supaya semua lebih akurat penyalurannya.

“Jangan sampai, dari belakang tidak jelas, suami yang kuliah, atau istri yang kuliah, tetangga dan adik kakak punya. Kami hanya ingin semua akurat dan meminimalisir jangan sampai anggaran pendidikan jatuh ke tangan yang tidak semestinya.”

Berdasarkan data dari bagian keuangan daerah, anggaran pendidikan yang telah dikucurkan itu sebesar Rp11.125.500.000, untuk 4.776 mahasiswa di 20 kota studi (Rp7.988.500.000), bantuan pendidikan sekolah pilot untuk empat putra daerah (Rp1.550.000), bantuan pendidikan untuk sekolah kedokteran dalam tiga tahap Rp587.000.000; dan bantuan pendidikan untuk mahasiswa perorangan Rp1.000.000.000. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Diduga korupsi, Mahasiswa Yahukimo minta Mendagri copot Bupati Abock Busup  

Selanjutnya

Pilkada, Situasi belum kondusif, Aktivitas belajar mengajar di Mulia masih terhenti

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe