Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Penerima Kalpataru Alex Waisimon: “Hadapi tantangan, jaga hutan”
  • Senin, 07 Agustus 2017 — 06:50
  • 1515x views

Penerima Kalpataru Alex Waisimon: “Hadapi tantangan, jaga hutan”

“Ke depannya akan ada lagi masyarakat Papua yang harus mendapat penghargaan seperti ini… dan untuk itu memang membutuhkan kerja  keras dan waktu yang panjang,” kata dia sambil berharap agar apa yang diterimanya menjadi motivasi bagi semua masyarakat di Papua, secara khusus Kabupaten Jayapura.
Alex Waisimon (memagang Kalpataru) bersama perwakilan Pemerintah Daerah – Jubi
Engelbert Wally
Editor : Zely Ariane
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Sentani, Jubi – Satu dari 10 penerima penghargaan tertinggi Kalpataru untuk Pejuang dan pemerhati lingkungan 2017, Alex Waisimon, menekankan bahwa penyelamatan cenderawasih berkaitan langsung dengan pemeliharaan hutan.

Alex Waisimon adalah penggerak Kelompok Pencinta Alam Isyo Hills Kampung Repang Muaif Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura, yang melindungi wilayah hutan sekitar bukti Isyo di distrik tersebut seluas 19 Ha.

“Hewan endemik seperti cenderawasih ada di dalam hutan yang dijaga ini, (karena) memang sudah ada sejak dulu sehingga kita lindungi dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab," kata Alex Waisimon kepada Jubi saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (3/8/2017). 

Alex, yang masih berada di Jakarta selepas menerima anugerah Kalpataru langsung dari Presiden Joko Widodo di Manggala Wanabakti Jakarta (2/8), menjelaskan bahwa di dalam hutan tersebut terdapat puluhan hingga ratusan hewan endemik Papua.  

“Dan Cenderawasih adalah salah satunya. Karena itu kita harus menghadapi semua tantangan jalan yang terus berkembang saat ini, tetap berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan apa yang sudah ditiupkan oleh Tuhan bagi kita," ucapnya.

Alex mengaku sangat terharu dengan penghargaan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia tersebut. Menurutnya, apa yang diterimanya ini mewakili semua masyarakat Papua.

“Ke depannya akan ada lagi masyarakat Papua yang harus mendapat penghargaan seperti ini… dan untuk itu memang membutuhkan kerja  keras dan waktu yang panjang,” kata dia sambil berharap agar apa yang diterimanya menjadi motivasi bagi semua masyarakat di Papua, secara khusus Kabupaten Jayapura.

Pada acara penganugerahan Kalpataru itu, Presiden Joko Widodo meminta kepada semua pihak agar menjaga hutan dan habitat yang berada didalamnya. Jokowi menegaskan, semua jenis hutan di Indonesia tidak boleh digunakan untuk kepentingan oknum, golongan dan kelompok tertentu yang berdampak negatif bagi kelangsungan hidup orang banyak.  

"Jangan ada lagi program-program atau rencana yang orientasinya merusak lingkungan. Saya tegaskan untuk dihentikan saat ini juga. Dan dalam proses ini memang dibutuhkan jiwa-jiwa mulia seperti rimbawan yang menyelesaikan persoalan kongkrit dilapangan dengan etos kerja,” kata Presiden.(*)

loading...

Sebelumnya

Pemerintah Selandia baru tolak petisi HAM West Papua

Selanjutnya

Pengacara dan pemerhati HAM sikapi penembakan Deiyai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe