Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Emus: kapolda harus buktikan keseriusannya tangani kasus Deiyai
  • Senin, 07 Agustus 2017 — 17:43
  • 768x views

Emus: kapolda harus buktikan keseriusannya tangani kasus Deiyai

"Saya harap harus ada keseriusan dan masyarakat benar-benar dapat keadilan. Jangan sampai pernyataan-pernyataan di media hanya untuk memadamkan api. Ini demi nama baik institusi," kata Emus kepada Jubi, Senin (7/8/2017). 
Salah satu korban penembakan Deiyai - Dok. Jubi 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Anggota Komisi I DPR Papua yang membidangi politik, hukum dan HAM, Emus Gwijangge berharap, Kapolda Papua membuktikan keseriusannya menuntaskan kasus penembakan warga sipil di Kampung Oneibo, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai yang diduga dilakukan anggota Brimob dan polisi, 1 Agustus 2017.

Ia mengatakan, Kapolda Papua, Irjen (Pol) Boy Rafli Amar, jangan hanya menyampaikan pernyataan di media untuk menenangkan masyarakat, termasuk menyatakan telah menarik anggota Brimob dan akan mencopot Kapolsek Tigi.

"Saya harap harus ada keseriusan dan masyarakat benar-benar dapat keadilan. Jangan sampai pernyataan-pernyataan di media hanya untuk memadamkan api. Ini demi nama baik institusi," kata Emus kepada Jubi, Senin (7/8/2017). 

Katanya, silakan Kapolda Papua menarik anggota Brimob dari Deiyai dan mengganti Kapolsek Tigi. Namun kini yang masyarakat inginkan penuntasan kasus tersebut dan pelaku diadili sesuai hukum yang berlaku.

"Dengan begitu rakyat akan percaya kapolda benar-benar serius. Jangan putar sana putar sini dan hanya lempar wacana di media," ujarnya.

Katanya, yang masyarakat inginkan, pihak kepolisian benar-benar mengungkap secara transparan siapa anggota Brimob dan polisi yang diduga melakukan penambakan dan seperti apa hukumannya. 

"Kapolda jangan melindungi anggotanya agar masyarakat menilai kapolda kerja serius. Pecat anggota Polri yang melakukan penembakan. Ini ujian untuk kapolda, kalau sampai ini tidak ada kejelasan, jangan salahkan kalau ada suara-suara yang meminta kapolda dicopot," katanya.

Terpisah, Kapolda Papua Irjen (Pol) Boy Rafli Amar menyatakan, pascakasus penembakan terhadap warga di Kampung Oneibo, Distrik Tigi Kabupaten Deiyai, 1 Agustus 2017, pihaknya telah menarik anggota Brimob yang bertugas di wilayah itu.
Ia mengatakan, anggota Brimob dan Kapolsek Tigi ditarik untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

"Kapolsek akan diganti. Tujuan penarikan anggota Brimob dan kapolsek agar pemeriksaan lebih intensif," katanya kepada wartawan di Mapolda Papua, Senin (7/8/2017).

Menurutnya, ketika tim investigasi Polda Papua kembali dari lapangan, akan dilakukan rapat dan gelar perkara bersama Komnas HAM Papua untuk melihat sajauh mana temuannya. (*)

loading...

Sebelumnya

Elvis: jangan atasnamakan OPM di pilkada Puja

Selanjutnya

DPR Papua tentukan sidang APBD perubahan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe