Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Petugas kebersihan keluhkan gaji yang sering terlambat
  • Senin, 07 Agustus 2017 — 18:02
  • 801x views

Petugas kebersihan keluhkan gaji yang sering terlambat

"Setiap pagi saya bekerja di sepanjang jalan ini, antara lampu merah pasar lama hingga pertigaan pos tujuh. Setiap bulan mendapat gaji dua setengah juta, tetapi cair tidak sesuai dengan tanggal yang ditentukan dalam rapat yaitu setiap tanggal delapan. Biasanya molor sampai di tengah bulan," jelas Dorlince
Ibu Dorlince saat bertugas pagi di poros jalan Sentani - Jubi/Engel
Engelbert Wally
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sentani,Jubi - Dorlince Felle satu dari sekian banyak petugas kebersihan di Kota Sentani. Setiap harinya ia bekerja dari pukul 04.30 - 06.00 WIT di poros jalan Sentani, membersihkan kotoran dan sampah yang berserakan di pinggir jalan.

Dikatakan ibu tiga orang anak ini, pekerjaan yang digelutinya sudah sejak lama. Tapi  selama ini gajinya sering terlambat.

"Setiap pagi saya bekerja di sepanjang jalan ini, antara lampu merah pasar lama hingga pertigaan pos tujuh. Setiap bulan mendapat gaji dua setengah juta, tetapi cair tidak sesuai dengan tanggal yang ditentukan dalam rapat yaitu setiap tanggal delapan. Biasanya molor sampai di tengah bulan," jelas Dorlince saat ditemui di tempat kerjanya. Senin (7/8/2017).

Wanita paruh baya ini mengatakan, gaji yang didapat digunakannya untuk kebutuhan sehari-hari. Baginya upah yang diberikan itu memang terbilang cukup.

"Kita berharap agar ada kebijakan dari pemerintah untuk menaikkan upah kami, meski upah sekarang sudah lebih dari cukup. Sebab jarak dan tempat bertugas sering mengalami perubahan. Tugas pokok kita hanya tiga ratus meter, tetapi sering juga kita kerjakan tugas teman yang tidak masuk kerja," ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Juffri Manggaprouw, yang setiap harinya bekerja di poros jalan masuk keluar Bandara Sentani.

"Kerja yang kita jalankan ini sudah terbilang lama, seharusnya ada kebijakan dari pemerintah daerah. Tanggal yang ditetapkan untuk terima upah sering molor, lantaran kepala dinas tidak di tempat dan banyak alasan yang tidak jelas lainnya," ungkapnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Ruas jalan Sentani-Waena dipenuhi material, kendaraan antre panjang 

Selanjutnya

DPR: kalau PSU diundur, nanti pakai uang mana lagi?

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe