Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Sulawesi
  3. La Galigo akan dipamerkan di Paris, dukung Pinisi masuk UNESCO
  • Senin, 07 Agustus 2017 — 18:57
  • 1336x views

La Galigo akan dipamerkan di Paris, dukung Pinisi masuk UNESCO

Makassar, Jubi - Deputi Wakil Tetap Indonesia untuk UNESCO, Prof Dr Fauzi Soelaiman mengatakan pihaknya siap menampilkan pertunjukan I La Galigo untuk mendukung dan memuluskan langkah perahu pinisi masuk sebagai warisan budaya dunia di UNESCO pada Desember 2017.
Proses pembuatan kapal Pinisi. Jubi/Go Celebes
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Makassar, Jubi - Deputi Wakil Tetap Indonesia untuk UNESCO, Prof Dr Fauzi Soelaiman mengatakan pihaknya siap menampilkan pertunjukan I La Galigo untuk mendukung dan memuluskan langkah perahu pinisi masuk sebagai warisan budaya dunia di UNESCO pada Desember 2017.

Prof Dr Fauzi Soelaiman di Makassar, Senin ( 07/08/2017) , mengatakan warisan pinisi memang telah didaftarkan ke UNESCO dan pengumuman apakah layak dicatat sebagai warisan budaya akan digelar pada Desember mendatang.

"Dan dalam menyambut itu, kami berharap bisa melakukan suatu pagelaran yang diharapkan melalui penggalan I La Galigo yang menceritakan pinisi yang direncanakan September atau Oktober di Paris," katanya.

Pihaknya memutuskan untuk bertemu dan menemui Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo serta Bupati Bulukumba yang memang menjadi asal dari perahu tradisional pinisi.

Kegiatan yang rencana dilaksanakan pada September atau Oktober tersebut, tentunya diharapkan bisa lebih memperkenalkan warisan pinisi dan I La Galigo ke masyarakat UNESCO dan Perancis.

"Pertunjukan I La Galigo dan pinisi itu memang bukan menjadi syarat namun sebagai upaya lebih mengenalkan dua warisan itu ke masyarakat internasional khususnya UNESCO," ujarnya.

Kepala Bidang Sub Bidang Warisan Tak Benda Lien Dwiari mengatakan pameran tersebut dimaksudkan agar masyarakat dapat mengapresiasi warisan budaya tersebut sehingga timbul keinginan untuk melestarikannya.

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kemendikbud Nadjamuddin Ramly mengatakan, pihaknya telah mengirimkan dokumen dossier ke UNESCO untuk ketiga warisan budaya tak benda tersebut.

Pinisi akan ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada Desember 2017 setelah melalui sidang UNESCO, sementara itu Pantun akan dibahas dalam sidang UNESCO 2018 dan Pencak silat akan dibahas pada 2019. (*)
 

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Makassar tuan rumah Festival Ekonomi Syariah

Selanjutnya

Ada 1.163 tenaga kerja asing di Sultra

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe