Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Transportasi sulit, pembangunan sekolah di Koroway jalan terus
  • Selasa, 08 Agustus 2017 — 16:57
  • 309x views

Transportasi sulit, pembangunan sekolah di Koroway jalan terus

Meski pengangkutan material bangunan harus melalui jalur transportasi yang sulit dan panjang, pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SD/SMP dan SMA di Koroway, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel terus berjalan.  Pembangunan sekolah dan asrama serta fasilitas lain yang menelan anggaran sekitar Rp 2 miliar lebih, ditargetkan rampung Oktober 2017.
Penanggungjawab pembangunan USB di Distrik Yaniruma, Sergius Womsiwor, saat diwawancarai – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi – Meski pengangkutan material bangunan harus melalui jalur transportasi yang sulit dan panjang, pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SD/SMP dan SMA di Koroway, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel terus berjalan.  Pembangunan sekolah dan asrama serta fasilitas lain yang menelan anggaran sekitar Rp 2 miliar lebih, ditargetkan rampung Oktober 2017.

Hal tersebut disampaikan penanggung-jawab pembangunan sekolah, Sergius Womsiwor, saat ditemui Jubi, di Merauke, Selasa (8/8/2017).,

“Transportasi untuk mengangkut material ke Distrik Yaniruma sangat sulit. Kita harus menyewa kapal untuk membawa material bangunan dari Merauke, Asmat, dan Mappi. Dari kapal, material bangunan  dipindahkan ke long boat dan pindah lagi ke ketinting (perahu kayu ukuran kecil-Red) agar bisa menyeberang sungai masuk ke ibukota Distrik Yaniruma,” kata Sergius.

Beberapa waktu lalu Sergius sempat mendapat laporan ada dua ketinting yang membawa semen dan sejumlah material lain terbalik. Namun tak ada korban jiwa.

“Itulah kondisi dan tantangan yang dihadapi ketika melakukan droping bahan bangunan sampai ke tempat tujuan,” ungkapnya.

Meski tak ada material yang bisa diselamatkan namun kegiatan pembangunan sekolah tetap berjalan sebagaimana  biasa.  

Sergius menjelaskan rencana awal pembangunan gedung sekolah berarsitek papan karena pertimbangan topografi Koroway.  Tetapi rencana itu dibatalkan dan gedung sekolah dibuat permanen.

“Itu tidak lain sebagai dasar untuk meletakkan peradaban pendidikan bagi masyarakat Koroway,” katanya.

Sergius menambahkan masyarakat Koroway juga terlibat bersama para pekerja  menyelesaikan bangunan sekolah dan asrama karena pemebangunan sekolah harus secepatnya dirampungkan supaya proses belajar mengajar dapat berjalan.

Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop, mengaku untuk menjangkau kampung-kampung di Distrik Yaniruma sangat sulit mengingat transportasi hanya dengan jalur sungai.

“Secara perlahan pemerintah terus membuka akses ke kampung-kampung, sehingga pelayanan pendidikan maupun pembangunan bagi masyarakat, bisa berjalan dengan baik,” ujarnya. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Tim pengawasan orang asing di perbatasan Sota dibentuk

Selanjutnya

Festival Film Papua, Sekretaris Dewan Adat Anim Ha titip tiga kapsul adat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe