Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Aksi mahasiswa Papua di Surabaya dibatalkan polisi
  • Rabu, 09 Agustus 2017 — 17:26
  • 663x views

Aksi mahasiswa Papua di Surabaya dibatalkan polisi

Mahasiswa asal Papua di Asrama Papua Surabaya terpaksa mengurungkan niat untuk menggelar aksi damai turun ke jalan di Kota Surabaya
Ilustrasi aksi mahasiswa Papua di Kota Surabaya - IST
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Victor Mambor

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Sebanyak 50 mahasiswa asal Papua di Asrama Papua Surabaya diberitakan oleh kabarkampus.com terpaksa mengurungkan niat untuk menggelar aksi damai turun ke jalan di Kota Surabaya. Hal itu karena sejak pukul 06.00 WIB, sebanyak delapan mobil polisi telah parkir di depan Asrama Papua di Jalan Kalasan No. 10 Surabaya untuk melarang mereka aksi.

Sebelumnya para mahasiswa ini hendak menggelar aksi damai menuntut penyelesaian kasus penembakan di Deiyai, Papua. Surat pemberitahuan terkait aksi ini pun telah disampaikan ke aparat kepolisian Surabaya.

Stefanus, salah satu mahasiswa mengatakan, pada pukul 08.00 WIB saat mereka hendak keluar turun aksi ke jalan, pihak kepolisian Surabaya telah berada di depan Asrama. Aparat Kepolisian yang telah datang sejak pukul 06.00 WIB.

“Sekitar jam 06.00 WIB, sebanyak delapan mobil sudah parkir di depan Asrama. Kemudian saat mereka mau berangkat sekitar jam 08.00 WIB, situasi di luar asrama sudah banyak aparat dari gabungan seperti Intel dan sebagainya. Sehingga kami susah keluar,” kata Stefanus, dukutip KabarKampus, Rabu, (09/08/2017).

Menurut Stefanus, pihak kepolisian parkir di depan asrama, untuk melarang mereka turun aksi ke jalan. Alasannya, karena ada aksi tandingan dari Ormas.

“Sehingga mereka tidak izinkan kami untuk turun ke jalan,” ungkapnya.

Stefanus menjelaskan, selama mereka turun untuk aksi di jalan, belum pernah ada aksi tandingan dari Ormas manapun. Justru yang ada adalah Intel Kepolisian yang membubarkan aksi mereka.

“Kami sudah bernegosiasi dengan aparat Kepolisian untuk tetap turun aksi sesuai surat pemberitahuan, tapi memang tidak diizinkan,” ungkapnya.

Saat ini para mahasiswa Papua ini masih bertahan di asrama Papua Surabaya. Mereka didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Mahasiswa Papua minta dukungan DPRD Gorontalo tuntaskan pelanggaran HAM

Selanjutnya

10 korban PHK Freeport Papua meninggal karena ditolak rumah sakit

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe