Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Sekda Papua letakkan batu pertama PAUD Taman Theresa
  • Rabu, 09 Agustus 2017 — 18:08
  • 639x views

Sekda Papua letakkan batu pertama PAUD Taman Theresa

Selain meresmikan PAUD, Sekda Hery yang didampingi Bupati Keerom Celcius Watae juga menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan Gereja Khatolik Tri Tunggal Mahakudus, yang letaknya satu lokasi dengan sekolah anak usia dini.
Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen didampingi Bupati Keerom Celcius Watae menyerahkan bantuan - Jubi/Alex 
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Keerom, Jubi - Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, Hery Dosinaen meletakkan batu pertama pembangunan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Seminari Santa Theresa Kampung Walukubun Arso XIV, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom.

Selain meresmikan PAUD, Sekda Hery yang didampingi Bupati Keerom Celcius Watae juga menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan Gereja Khatolik Tri Tunggal Mahakudus, yang letaknya satu lokasi dengan sekolah anak usia dini.

"Saya mengapresiasi seluruh denominasi gereja di Papua, yang mana atas prakarsa mereka, keterisolasian mampu diterobos hingga berujung pada meningkatnya Sumber Daya Manusia (SDM)," kata Hery, di Keerom, Rabu (9/8/2017).

Menurut ia, keterlibatan gereja telah banyak berkontribusi dalam pembangunan, lebih khusus di lima wilayah adat. "Sejak kehadiran gereja, umat di Papua sudah mulai maju pola pikirnya. Untuk itu, pemerintah sampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya," sambungnya.

Berkaitan dengan penyerahan bantuan kepada pihak gereja, Hery menyebut hal itu sudah sesuai dengan visi dan misi Gubernur Papua yang ingin membangun bidang keagamaan. Kepala daerah berkeinginan kuat menghibahkan dana tunai, untuk dipergunakan membangun gereja.

"Yang pasti penyerahan bantuan ini merupakan satu bentuk perhatian Gubernur kepada pihak keagamaan dalam bentuk dana hibah. Namun bantuan kali ini berbeda dengan bantuan keagamaan yang dalam regulasi perdasus, diambil dari 10 persen anggaran pembangunan satu tahun anggaran lalu diberikan kepada semua lembaga agama tanpa membedakan," katanya.

"Baik Katolik, Islam, Protestan (GKI, Kingmi, GIDI, GPDI serta lainnya), Hindu, Buddha, dan semuanya itu sudah terstruktur dalam satu regulasi. Yang mana setiap tahun, secara otomatis diserahkan ke kepada semua lembaga keagamaan itu," tambahnya.

Menanggapi itu, dirinya berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur gereja yang ada, demi membina umat Katolik yang ada di Keerom.

"Saya harap keberadaan PAUD dan gereja, dapat membantu pemerintah menumbuh kembangkan anak menjadi generasi muda yang handal dan berkembang menjadi calon pemimpin bangsa di atas negeri ini," kata Hery.

Sementara itu, Bupati Keerom Celcius Watae mengaku, ketika ia mendapat kabar akan ada kunjungan dari Sekda Papua, dirinya berkeyakinan akan mendapat  kabar baik.

"Saya yakin ketika Pak Sekda berkunjung ke wilayah kami, pasti akan membawa sesuatu perubahan, dan semua itu terjawab hari ini, yang mana ada bantuan untuk gereja, masyarakat dan sekolah," kata Watae.

Untuk itu, dirinya berpesan kepada masyarakat Keerom, khususnya Kampung Walukubun Arso XIV untuk memanfaatkan bantuan yang sudah diberikan pemerintah provinsi Papua, dengan meningkatkan kemandirian. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pariwisata jadi sektor unggulan Pemprov Papua

Selanjutnya

Gubernur Papua: tata kelola pemerintahan semakin baik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe