Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Viktor Tebai: mutu pendidikan di Nabire sudah baik
  • Kamis, 10 Agustus 2017 — 18:11
  • 298x views

Viktor Tebai: mutu pendidikan di Nabire sudah baik

“Anak-anak yang sering ikut lomba baik ke tingkat daerah bahkan nasional, tidak pernah pulang dengan tangan kosong. Sering meraih  juara satu, dua dan tiga, artinya ada keberhasilan di dunia pendidikan di Nabire,” katanya.
Para guru dan pengawas SD pada sosialisasi Revisi SPM dan persyaratan minimal pembelajaran. Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Nabire, Jubi – Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Viktor Tebai, menghadiri pertemuan delapan pengawas SD Dinas Pendidikan dan 44 Kepala SD, dalam sosialisasi terkait revisi SPM dan Persyaratan Minimal Pembelajaran SD dan MI, di aula hotel Jepara Indah Nabire, Kamis (10/8/17).

Dalam kegiatan tersebut, Tebai mengatakan jika dunia pendidikan di Nabire ingin maju sesuai harapan Standar Pelayanan Minimal (SPM), maka semua elemen baik komite sekolah, guru, kepala sekolah, serta pemerintah harus bekerja sama dan memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

"Daya serap dari program SPM sudah berjalan sejak 2015. Sekolah-sekolah di dalam kota sudah ada yang menerapkan meski belum 100%. Namun setidaknya Nabire penerapannya cepat dibanding daerah lain, karena kerja sama yang baik semua elemen," katanya.

Menurut Tebai, keberhasilan kualitas pendidikan di Nabire sudah baik. Buktinya, dari hasil ujian nasional dan Olimpiade Sains Nasional (OSN), ada siswa berprestasi dari Nabire.

“Anak-anak yang sering ikut lomba baik ke tingkat daerah bahkan nasional, tidak pernah pulang dengan tangan kosong. Sering meraih  juara satu, dua dan tiga, artinya ada keberhasilan di dunia pendidikan di Nabire,” katanya.

Terpisah, salah seorang pengawas SD, Sugeng Prasojo, mengatakan masih ditemui beberapa kendala, misalnya sarana prasarana pendidikan dan jumlah ruang belajar mengajar.

"Minimal satu indikator sesuai SPM adalah 37 jam mengajar per minggu. Agar kualitas belajar mengajar siswa baik. Itu dulu. Jadi penuhi SPM sesuai kondisi, dan jangan isi di luar SPM," ujarnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

30 Frater menerima jubah seiring peresmian gedung TOR

Selanjutnya

Bupati Isaias: pemerintahan, keagamaan, dan kebudayaan harus sinergi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe