Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Seni & Budaya
  3. ISBI wakili Papua di ajang World Culture Forum di Bali
  • Rabu, 12 Oktober 2016 — 05:59
  • 2030x views

ISBI wakili Papua di ajang World Culture Forum di Bali

"Sekarang saya ada di sini (Papua-red), nah tugas saya bagaimana membawa Papua untuk dikenal dunia melalui ajang WCF tersebut dan kami mendapatkan tiga tugas dalam ajang tersebut, dimana Papua akan tampil membawakan tarian Habalo pada welcome party yang dihadiri delegasi 46 negara," ujarnya.
Mahasiswa ISBI Tanah Papua saat mementaskan tarian pada acara Dies Natalis ke-2 di Kampus ISBI Tanah Papua beberapa waktu lalu. - Jubi/Roy Ratumakin
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Suatu kehormatan bagi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua yang ditunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mewakili Papua dalam ajang World Culture Forum (WCF) 2016 di Bali Nusa Dua Convention Center, 10-14 Oktober 2016.

Rektor ISBI Papua Prof. Dr. I Wayan Rai S, MA mengatakan, WCF tahun ini bertema Budaya Bagi Dunia yang Inklusif Berkelanjutan (Culture for an Inclusive Sustainable Planet).

"Kami mendapatkan surat resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mewakili Papua pada ajang WCF dan ini merupakan sebuah kehormatan," katanya ketika dikontak Jubi, Selasa (11/10/2016).

I Wayan Rai menambahkan, pada WCF pertama 2013 ia menjadi ketua panitia. Waktu itu hadir dua pembicara kunci, intelektual dan komentator sosial CNN Dr. Fareed Zakaria serta profesor ekonomi dan filsafat dari Universitas Harvard Amartya Sen.

"Sekarang saya ada di sini (Papua-red), nah tugas saya bagaimana membawa Papua untuk dikenal dunia melalui ajang WCF tersebut dan kami mendapatkan tiga tugas dalam ajang tersebut, dimana Papua akan tampil membawakan tarian Habalo pada welcome party yang dihadiri delegasi 46 negara," ujarnya.

Dikatakan, pada hari berikutnya, Selasa (11/10/2016) akan dilakukan karnaval yang berlangsung di jantung Kota Denpasar, yaitu di Lapangan Puputan Badung yang diikuiti 26 negara.

"Akhir dari karnaval tersebut akan dibuat satu rekatan di mana yang merekat itu Papua dengan tarian Yospan," katanya.

Dalam karnaval tersebut, katanya, ISBI akan membuat perahu Wairon,  perahu khas masyarakat Biak, di atas kendaraan sepanjang delapan meter.

"Di atas perahu tersebut juga akan ditampilkan ornamen-ornamen khas Papua seperti rumah Honai dan berbagai macam arsitektur khas Papua seperti honai," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy berharap WCF dapat  melahirkan sesuatu  yang dapat berguna dalam pembangunan manusia.(*)

loading...

Sebelumnya

Investor diwajibkan tunjang persiapan PON XX

Selanjutnya

Mama Papua yang hidup dari merajut kulit kayu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe