Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. PT Dongeng Prabawa siapkan dua asrama di Distrik Kaptel
  • Kamis, 10 Agustus 2017 — 18:41
  • 670x views

PT Dongeng Prabawa siapkan dua asrama di Distrik Kaptel

Sejak beberapa tahun terakhir, PT Dongeng Prabawa telah menyiapkan dua asrama di Kota Merauke untuk menampung anak-anak dari beberapa kampung di Distrik Kaptel yang sedang menuntut ilmu dari jenjang SD sampai perguruan tinggi.
Jumpa pers sejumlah masyarakat adat serta LSM yang memprotes PT Dongeng Prabawa yang tak member perhatian kepada pemilik ulayat – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Merauke, Jubi - Sejak beberapa tahun terakhir, PT Dongeng Prabawa telah menyiapkan dua asrama di Kota Merauke untuk menampung anak-anak dari beberapa kampung di Distrik Kaptel yang sedang menuntut ilmu dari jenjang SD sampai perguruan tinggi.

Hal itu disampaikan Kepala Korindo Cabang Merauke, Johanes Rettob, kepada wartawan di kantornya, Kamis (10/8/2017).

“Itu untuk asrama putra dan putri yang disiapkan perusahan. Anak-anak hanya tinggal dan belajar. Semua kebutuhan termasuk transportasi ke sekolah maupun kampus disiapkan,” ujarnya.

Para ketua marga di beberapa kampung yang lokasinya dimanfaatkan untuk pembukaan lahan kelapa sawit di Maam, Kampung Nakias, diberikan insentif rutin setiap bulan.

“Perusahaan juga membangun sekolah dasar disana supaya anak-anak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar setiap hari,” katanya.

Pihak perusahan juga menyewa konsultan khusus untuk pendampingan masyarakat pemilik ulayat secara rutin dalam beberapa kegiatan perkebunan.

“Jadi, sangat keliru jika ada anggapan bahwa kami tidak memberikan perhatian kepada masyarakat lokal yang nota bene adalah pemilik tanah ulayat disana,” tegasnya.

Pemberdayaan terhadap putra-putri Papua untuk bekerja di perusahan juga terus dilakukan.

Kepala Kampung Nakias, Melkior Wayoken, saat jumpa pers di Aula Biara MSC, Rabu (9/8/2017), mengatakan kehidupan masyarakat di Kampung Nakias dari dulu sampai sekarang tidak pernah mengalami perubahan. Mereka melakukan rutinitas seperti mencari ikan, memangkur sagu, serta kegiatan lain untuk menafkahi keluarga. Selama ini tak ada jaminan atau perhatian khusus dari PT Dongeng Prabawa.

“Kami mendapatkan informasi jika pihak perusahan mengklaim masyarakat Nakias yang nota bene pemilik tanah di wilayah Maam, hidupnya sudah sejahtera. Katanya warga sudah tak mencari buaya lagi, memangkur sagu,  serta tak keluar masuk rawa mencari ikan karena sudah diperhatikan. Saya sebagai kepala kampung mengetahui kehidupan masyarakat dari waktu ke waktu. Jadi, apa yang disampaikan perusahan, adalah pembohongan,” kata Melkior.  (*)
 

loading...

Sebelumnya

PT Korindo Grup mengaku bayar lahan sawit kepada 17 marga

Selanjutnya

Sebanyak 134 mahasiswi Akbid Yaleka Maro-Merauke ikut judicium

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe