Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. PTSL targetkan 1.900 sertifikat tanah di 2017
  • Kamis, 10 Agustus 2017 — 19:18
  • 1024x views

PTSL targetkan 1.900 sertifikat tanah di 2017

Aparat pemerintah dalam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) harus aktif mengkoordinir masyarakat, serta membantu penyediaan data untuk kelengkapan persyaratan, serta menjadi penghubung antara aparat BPN dan masyarakat.
Salah satu lahan di Koya Barat - Jubi/SIndung
Sindung Sukoco
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Sekitar 1.900 sertifikat tanah ditargetkan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, guna mendukung program pemerintah pusat, pada 2017.

Menurut Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano, kurang lebih sudah 300 sertifikat pada tingkat penyelesaian akta tanah.

"Masih ada kuota 1.600, dan saya minta masyarakat dapat menggunakan fasilitas ini," katanya, dalam rapat kerja daerah, di aula Sian Soor Kota Jayapura, Kamis (10/8/2017).

Lanjutnya, aparat pemerintah dalam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) harus aktif mengkoordinir masyarakat, serta membantu penyediaan data untuk kelengkapan persyaratan, serta menjadi penghubung antara aparat BPN dan masyarakat.

"Untuk lurah dan camat, saya memiliki pesan khusus yaitu harus aktif terhadap setiap warganya," tambahnya.

Sebelumnya, Renardy Tambunan, salah satu staff di BPN Kota Jayapura mengungkapkan, PTSL ini merupakan program dari BPN untuk penyelesaian sertifikat tanah, yang dibuat kepala kampung (HIH) atau surat pelepasan adat.

"BPN secara APBN sudah menganggarkan kurang lebih Rp450-550 ribu per bidangnya. Akan tetapi ada biaya yang di luar dari BPN RI, seperti materai, patok tanah, dan penggandaan dokumen yang selama ini ditanggung masyarakat sendiri. Diharapkan dengan adanya SKB 3 Menteri dari Menteri Dalam Negeri, Agraria dan Desa, pemerintah daerah setempat bisa membantu masyarakat," katanya.

Renardy Tambunan mengatakan, sudah ada 300 bidang yang menunggu pencetakan sertifikat kepemilikan tanah di Koya Koso, Distrik Muara Tami. Kini pihaknya menargetkan kurang lebih 1.600 Bidang tanah lagi di Kota Jayapura.

"Kita mungkin bergerak dari Koya Timur, Abepura dan Distrik Jayapura Utara. Akan dimulai dengan penetapan SK lokasi yang dijadikan target oleh Kepala BPN Kota Jayapura," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sorong mampu kendalikan harga daging dibawah nasional

Selanjutnya

Pemkot Jayapura akan salurkan PKH Rp8,763 miliar 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe