Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Telur tercemar dari Belanda ditemukan di Slowakia
  • Kamis, 10 Agustus 2017 — 19:34
  • 1377x views

Telur tercemar dari Belanda ditemukan di Slowakia

Telur dari Belanda yang tercemar fipronil pestisida telah ditemukan di Slowakia, demikian konfirmasi Menteri Pembangunan Desa dan Pertanian Slowakia Gabriela Matecna pada Rabu (9/8/2017).
Ilustrasi. Jubi/AFP
ANTARA
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Bratislava, Slowakia,Jubi - Telur dari Belanda yang tercemar fipronil pestisida telah ditemukan di Slowakia, demikian konfirmasi Menteri Pembangunan Desa dan Pertanian Slowakia Gabriela Matecna pada Rabu (9/8/2017).

Telur tercemar itu pertama kali diekspor dari Belanda ke beberapa perusahaan di Jerman, tempat telur tersebut diproses. Lalu, telur siap-dimakan tersebut --yang dimasak dan disimpan-- dikirim ke Austria dan oleh satu perusahaan Austria dikirim ke gudang di Vrbove di Slowakia Barat.

Bahan makanan yang berasal dari Slowakia biasanya selalu menjalani pemantauan ketat oleh bagian peternakan di pemerintah.

Pemeriksaan peternakan Slowakia saat ini memantau proses pemindahan produk yang tercemar dari gudang di Vrbove. Pada saat yang sama, mereka memeriksa daftar distribusi guna mengetahui instalasi makanan mana yang telah dipasok telur tersebut.

Dalam jumlah banyak, fipronil adalah insektisida yang dipandang sebagai "cukup beracun" buat manusia oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Bahan kimia itu sangat dilarang digunakan pada hewan yang dimaksudkan untuk konsumsi manusia.

Jutaan telur yang tercemar ditarik dari pasar pekan lalu di Belanda, Belgia, Jerman dan Swiss, setelah didapati bahwa telur itu memiliki jejak fipronil.(*)
 

loading...

#

Sebelumnya

Kuba bangun rumah dengan teknik Meksiko kuno

Selanjutnya

Pengguna iPhone, iPad dan MacOS waspadai serangan EFI Firmware Protection

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9346x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6365x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6004x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4506x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe